Berita

Ilustrasi ISIS/MGN

Dunia

ISIS Ngaku Anggotanya Lakukan Penusukan di Festival Jerman

MINGGU, 25 AGUSTUS 2024 | 09:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kelompok militan ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan penusukan di Solingen, Jerman yang menewaskan tiga orang dan melukai delapan lainnya.

Melalui situs webnya pada Minggu (25/8), ISIS mengatakan bahwa pelaku penusukan yang menargetkan warga Kristen itu merupakan salah satu anggotanya.

"Prajurit ISIS melakukan serangan pada pada Jumat malam (23/8) untuk membalas dendam terhadap umat Muslim di Palestina dan di mana-mana," bunyi pernyataan tersebut, seperti dimuat Associated Press.


Sayangnya klaim ISIS tidak memberikan bukti apa pun dan belum diverifikasi pihak Jerman.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Negara Bagian Rhein Westphalia Utara, Herbert Reul pada Sabtu malam (24/8)mengatakan setelah serangan penusukan tersebut, kepolisian Jerman kemudian menahan seorang tersangka.

"Orang yang kami cari sepanjang hari telah ditahan beberapa saat yang lalu. Ia sedang diperiksa," kata Reul.

Dia menyebut polisi masih mengumpulkan bukti-bukti atas serangan tersebut.

Kepolisian dilaporkan sempat menangkap anak laki-laki berusia 15 tahun diduga sebagai pelaku, menyusul laporan dua saksi yang menyebut remaja itu berbicara dengan orang tidak dikenal tentang rencana terorisme.

Namun setelah diperiksa, ternyata bukan dia pelakunya.

Ketiga orang yang tewas adalah dua pria berusia 67 dan 56 tahun dan seorang wanita berusia 56 tahun.

Pihak berwenang mengatakan, penyerang tampaknya sengaja mengincar leher korbannya.

Menteri Dalam Negeri Jerman Nancy Faeser mengunjungi kota tersebut pada Sabtu malam (24/8) dan mengatakan pemerintah akan melakukan segala yang mungkin untuk mendukung masyarakat Solingen.

"Kami tidak akan membiarkan serangan yang mengerikan seperti itu memecah belah masyarakat kita," tegasnya.

Solingen, sebuah kota dengan sekitar 160.000 penduduk di dekat kota-kota besar seperti Cologne dan Duesseldorf, sedang menyelenggarakan “Festival Keanekaragaman” untuk menandai hari jadinya yang ke-650.

Acara ini dimulai pada hari Jumat (23/8) dan seharusnya berlangsung hingga hari Minggu (25/8), dengan beberapa panggung di jalan-jalan pusat yang menawarkan atraksi seperti musik live, kabaret, dan akrobat.

Serangan itu terjadi di tengah kerumunan orang di depandari satu panggung. Beberapa jam kemudian, lampu panggung masih menyala saat polisi dan penyidik ??forensik mencari petunjuk di alun-alun yang ditutup, tetapi sisa festival dibatalkan.

Tadi malam hati kami hancur berkeping-keping. Kami di Solingen dipenuhi kengerian dan kesedihan. Apa yang terjadi kemarin di kota kami membuat kami hampir tidak bisa tidur,” kata Wali Kota Solingen, Tim Kurzbach.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya