Berita

Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden terpilih Prabowo Subianto

Politik

Bantah Hubungan dengan Jokowi Retak, Prabowo: Jangan Adu Domba

MINGGU, 25 AGUSTUS 2024 | 04:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden terpilih Prabowo Subianto membantah hubungannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) retak pascapembatalan pengesahan revisi UU Pilkada. 

Menurutnya, isu keretakan tersebut merupakan upaya adu domba pihak-pihak yang tak suka dirinya dan Jokowi.

"Ternyata Prabowo dan Jokowi sudah retak, retak, di mana retaknya? selalu mau adu domba, selalu adu domba," kata Prabowo dalam pidato politiknya di acara penutupan Kongres VI PAN di Kempinski, Jakarta, Sabtu malam (24/8).


Menteri Pertahanan RI itu lantas mengajak semua pihak untuk segera bersatu membangun bangsa. Bahkan, dia juga mengajak berbagai kekuatan politik untuk move on dari kontestasi Pilpres 2024 lalu.

"Kita itu yang bagian ini ya sudah selesai ya, sekarang bagian yang menggembirakan, kalau yang gitu agak jengkel tapi biar ajalah, biar ajalah. Kalau ada yang enggak mau move on, ya biarlah, enggak apa-apa, kita enggak mau terpancing," tutur Prabowo.

Lebih jauh, Prabowo juga menyinggung soal pihak-pihak yang menggunakan operasi intelijen untuk mengadu domba. Menurutnya, hal tersebut tidak baik karena pada akhirnya merugikan diri sendiri dan masyarakat.

"Kita juga bukan anak kecil, jangan pakai alat-alat yang dulu-dulu, cara-cara yang dulu-dulu, adu domba ngintel-ngintelin orang, ngintel untuk rakyat untuk bangsa, jangan ngintelin lawan politik, enggak enak itu. Sudah-sudah setop, jangan terlalu maju lagi," pungkasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

LPDP Perkuat Ekosistem Karier Alumni, Gandeng Danantara dan Industri

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:04

RDPU dengan Komisi III DPR, Hotman Paris: Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan Janggal

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:02

Kenaikan PT Bikin Partai di DPR Bisa Berguguran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:39

KPK Panggil Ketua KPU Lamteng di Kasus Suap Bupati

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:38

DPR Jadwalkan Pemanggilan Dirut LPDP Sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:30

Great Institute: Ancaman Terbesar Israel Bukan Palestina, Tapi Netanyahu

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:22

KPK Panggil Edi Suharto Tersangka Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:06

IHSG Siang Ini Tergelincir, Nyaris Seluruh Sektor Merana

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:51

Rusia Pertimbangkan Kirim Bantuan BBM ke Kuba

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:29

Partai Buruh Bakal Layangkan Gugatan Jika PT Dinaikkan

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:27

Selengkapnya