Berita

Gelaran Woman Empower Women Award 2024 di di Gedung Sasana Kriya - Taman Mini Indonesia Indah, Jumat 23 Agustus 2024/Ist

Bisnis

Woman Empower Women Award 2024, Penghargaan untuk Perempuan Berdaya

SABTU, 24 AGUSTUS 2024 | 15:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Peran dan kontribusi perempuan dalam perekonomian Indonesia sangat signifikan. Bahkan sekitar 65 juta unit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ( UMKM) yang ada di Indonesia, sebagian besar dijalankan dan dimiliki oleh perempuan.
UMKM sendiri menjadi motor penggerak yang berkontribusi terhadap PDB lebih dari 55 persen.

Data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, sekitar 65 juta unit UMKM yang ada di Indonesia, sebagian besar dijalankan dan dimiliki oleh perempuan, dengan rincian 52,9 persen usaha mikro, 50,6 persen usaha kecil, dan 34 persen usaha menengah.

Kepada perempuan hebat ini, sudah selayaknya mendapatkan apresiasi. Banyak perempuan sukses yang tidak berhenti hanya pada kepuasan diri semata, tetapi selalu berusaha memberikan manfaat bagi banyak orang. 

Kepada perempuan hebat ini, sudah selayaknya mendapatkan apresiasi. Banyak perempuan sukses yang tidak berhenti hanya pada kepuasan diri semata, tetapi selalu berusaha memberikan manfaat bagi banyak orang. 

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berupaya memberikan penghargaan untuk perempuan-perempuan hebat itu dan mendukung penuh gelaran “Woman Empower Woman Award 2024” yang diselenggarakan oleh Majalah Kebaya dan Majalah Inspiratif. 

Acara penganugerahan ini berlangsung pada Jumat (23/8) di Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah dengan mendapat banyak dukungan dari tokoh-tokoh penggerak pemberdayaan perempuan seperti Pembina OASE KIM dan DEKRANAS Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Pembina OASE KIM dan Ketua Umum DEKRANAS Ibu  Wury Ma’ruf Amin, Ketua Harian DEKRANAS dan Ketua OASE KIM Ibu Tri Tito Karnavian, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Pengusaha Ibu Dewi Motik, dan masih banyak lainnya.

Acara pemberian penghargaan ini, adalah bentuk apresiasi yang tinggi kepada para perempuan pemberdaya perempuan dengan harapan semakin banyak tumbuh dan berkembang sosok-sosok perempuan sociopreneur dan filantropis yang peduli dan berdedikasi pada kemajuan perempuan Indonesia. 
Ada 45 perempuan yang mendapatkan penghargaan Woman Empower Women Award 2024. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dalam video sambutannya mengapresiasi acara penganugerahan ini.  Ia berharap melalui kegiatan ini, pemberdayaan perempuan dapat lebih ditingkatkan.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh wanita hebat Indonesia. Saya berharap melalui kegiatan ini pemberdayaan perempuan dapat lebih ditingkatkan dan dapat menjadi inspirasi untuk mendorong lahirnya sosok-sosok sosiopreneur yang peduli pada kemajuan wanita Indonesia," kata Sandiaga.

"Dengan dedikasi perempuan-perempuan Indonesia yang mampu terlibat secara aktif dalam kegiatan yang berdampak bagi masyarakat diharapkan akan memberikan manfaat positif dan terus berkontribusi dalam pembangunan dan juga ekonomi Indonesia serta kemajuan bangsa kita," sambungnya.

Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kemen PPPA, Rini Handayani, yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa menjadi kebanggaan bagi Kementerian PPPA untuk dapat ikut andil dalam acara penganugerahan Woman Empower Woman Award 2024. 

"Kalau menilik tema Woman Empower Woman adalah frasa yang menggambarkan konsep dan praktek di mana perempuan saling mendukung dan juga saling membantu memberdayakan satu sama lain, sehingga perempuan memiliki kekuatan untuk mempengaruhi perubahan positif dlm kehidupan perempuan lainnya, baik individu maupun skala yang lebih luas," katanya.

Diharapkan semakin banyak tumbuh dan berkembang sosok-sosok perempuan sociopreneur dan filantropis yang peduli dan berdedikasi pada kemajuan perempuan Indonesia dan siap menyongsong dan menyukseskan Indonesia Emas 2045.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya