Berita

Motor BBM yang dikonversikan ke motor listrik/Net

Bisnis

Kementerian ESDM Dorong Pemda untuk Konversi Kendaraan Listrik

SABTU, 24 AGUSTUS 2024 | 07:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah terus berupaya mengoptimalkan pertumbuhan Electric Vehicle (EV) atau kendaraan listrik.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengajak sejumlah badan usaha untuk meluncurkan program konversi 1.000 unit motor listrik gratis untuk wilayah Jabodetabek melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR).

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, sejauh ini pelibatan badan usaha untuk mengratiskan konversi menunjukkan hasil yang cukup baik. Dukungan tersebut menunjukkan adanya kepedulian yang sama terkait lingkungan yang bersih. 


"Pelibatan badan usaha dalam program konversi ini adalah untuk memperluas program ini menjadi bagian dari kegiatan CSR-nya. Badan usaha juga dapat mengkonversi kendaraan operasional yang mereka miliki secara internal," ujar Dadan.

Beberapa badan usaha yang berpartisipasi dalam program ini antara lain PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), PT Freeport Indonesia, PT Vale Indonesia Tbk, PT Adaro Energy Indonesia Tbk, PT Pupuk Indonesia, PT Amman Mineral Nusa Tenggara, dan PT Bukit Asam Tbk.

Dadan mengakui program konversi motor berbahan bakar minyak (BBM) ke motor listrik masih menghadapi berbagai tantangan. Meskipun pemerintah telah menyediakan anggaran sebesar Rp 350 miliar pada tahun sebelumnya, program ini belum mencapai hasil yang optimal.

Dadan juga menyarankan kepada Pemerintah Daerah agar dapat mengonversi kendaraan dinas mereka menjadi motor listrik. 

"Pemerintah menanggung semua biaya konversi kendaraan dinas plat merah yang ada di pemerintah daerah. Semuanya bisa dikonversi menjadi kendaraan listrik ," lanjut Dadan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya