Berita

Denda Alamsyah (kanan) bersama Ketua DPD Golkar Jawa Barat TB Ace Hasan Syadzily/Ist

Politik

Denda Alamsyah Layak Dampingi Dedi Mulyadi di Pilkada Jabar

SABTU, 24 AGUSTUS 2024 | 04:25 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Jelang Pilkada Jawa Barat (Jabar) 2024, Partai Golkar masih belum menetapkan calon wakil gubernur yang akan mendampingi Dedi Mulyadi.

Dengan waktu yang semakin mendesak, muncul nama alternatif yang menjadi pembicaraan hangat di kalangan internal Golkar Jawa Barat, yaitu Denda Alamsyah.

Denda Alamsyah, yang saat ini menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan (Wantim) Golkar Jawa Barat, menjadi salah satu figur yang dipertimbangkan untuk mendampingi Dedi Mulyadi.


Rekam jejak Denda cukup mengesankan, dengan raihan suara sekitar 500.000 dalam pencalonannya sebagai anggota DPD RI.

Selain itu, Denda juga dikenal sebagai Ketua KORMI Jabar, mantan Sekretaris Jenderal Angkatan Muda Siliwangi (AMS), dan berperan aktif dalam tim pemenangan Ridwan Kamil di Kota Bandung dan Jawa Barat.

Kedekatannya dengan akar rumput Golkar di Jabar serta jaringan luas yang dimilikinya menjadi nilai tambah yang dipertimbangkan.

Pengamat Politik, Ray Rangkuti mengungkapkan bahwa Denda Alamsyah memiliki potensi besar untuk menjadi calon wakil gubernur yang ideal bagi Dedi Mulyadi.

"Denda Alamsyah adalah mantan aktivis 98 dari ITB yang dikenal sebagai pekerja keras. Jika dia yang dicalonkan, saya rasa itu pilihan yang tepat dan bagus," ujar Ray Rangkuti pada Jumat (23/8).

Ray juga menambahkan bahwa Denda memiliki pengalaman yang luas dalam berinteraksi dengan masyarakat di tingkat akar rumput dan struktur partai.

"Pola manajemen yang solid, pengalamannya sebagai aktivis, serta keahliannya dalam advokasi publik menjadi nilai tambah bagi Denda," kata Ray.

Dalam berbagai kesempatan, Denda Alamsyah juga sering muncul sebagai pembicara dalam pelatihan kepemimpinan bagi para aktivis.

"Dia sangat ahli dalam membuat kurikulum dan memberikan pelatihan advokasi," tutup Ray Rangkuti.

Sebelumnya, Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyambangi markas DPP Gerindra di Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Jumat (23/8) siang. Dia membeberkan untuk Calon Wakil Gubernur (Cawagub) akan dibahas malam nanti.

"Nunggu mungkin malam ini. Kan Golkar baru selesai daftar ke Kemenkumham. Ya kemungkinan (berpasangan dengan calon dari Golkar)," kata Dedi kepada wartawan.

Dedi pun masih enggan membocorkan nama pendampingnya tanpa keputusan bersama. Dia akan berkomunikasi dahulu dengan Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra sekaligus Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto.

"Ya nanti kita bicara dulu sama bapak. Saya kan tidak boleh memutuskan sendiri harus dilakukan diputuskan secara bersama," ujarnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya