Berita

Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Jumat malam (23/8)/RMOL

Politik

Jokowi Pasang Badan Buat PAN Tambah Kursi di Kabinet Prabowo

SABTU, 24 AGUSTUS 2024 | 00:08 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memuji konsistensi Partai Amanat Nasional (PAN) yang mendukung Prabowo Subianto sebanyak 3 kali Pilpres. Untuk itu kata Jokowi, PAN sangat layak mendapatkan tambahan kursi di kabinet mendatang.

"Menurut saya, yang namanya estafet keberlanjutan, yang namanya konsistensi keberlanjutan, itu paling pas memang ada di PAN," kata Jokowi di acara HUT ke-26 PAN dan pembukaan Kongres ke-6 PAN di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Jumat malam (23/8).

Jokowi mengaku ingat, bahwa dukungan PAN kepada Prabowo sudah lama dilakukan, yakni sebanyak 3 kali berturut-turut.


"2014 ada saya ada Pak Prabowo, PAN dukung Pak Prabowo. 2019 ada saya, ada Pak Prabowo, PAN kembali mendukung Pak Prabowo. 2024 ada Pak Anies, ada Pak Prabowo, ada Pak Ganjar, PAN juga tetap mendukung Pak Prabowo, tiga kali berturut-turut konsisten, dan paling konsisten," terang Jokowi.

Untuk itu, kata Jokowi, PAN mestinya mendapatkan kursi tambahan di kabinet.

"Maka untuk keberlanjutan nanti di kabinet, rasa-rasanya sih, mestinya PAN ini mesti ditambahin. Mestinya ada tambahan, tiga kali Pak Muzani, tiga kali konsisten. Tambahannya itu terserah Pak Prabowo, karena beliau yang memiliki hak prerogatif presiden. Tapi paling ndak saya mengingatkan, sudah mengingatkan," pungkas Jokowi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya