Berita

BSD City/Net

Bisnis

Nyaris Naik 100 Persen, BSD Kantongi Laba Bersih Rp2,3 T Semester Pertama 2024

JUMAT, 23 AGUSTUS 2024 | 22:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perusahaan pengembang properti, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membukukan laba bersih hingga Rp2,3 triliun pada semester I tahun 2024.

Laba milik perusahaan yang juga bagian dari Sinar Mas Group itu meningkat hingga 94 persen.

"Kinerja laba bersih pada kuartal II-2024 terutama didorong oleh pertumbuhan pendapatan usaha yang kuat, khususnya di segmen residensial, serta strategi penghematan biaya yang terkontrol," kata Direktur BSDE, Hermawan Wijaya lewat keterangan resmi, dikutip Jumat (23/8).


Adapun di sepanjang semester pertama tahun ini, BSDE tercatat mengantongi pendapatan usaha hingga Rp7,35 triliun. Angka ini naik 47 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2023.

Sementara beban pokok pendapatan naik 36 persen dari Rp1,82 triliun menjadi Rp2,48 triliun.

Meski demikian, Hermawan menilai pertumbuhan beban pokok ini lebih rendah daripada pendapatan usaha sehingga laba kotor bisa meningkat. Hal tersebut menunjukkan adanya efisiensi yang dilakukan BSDE pada biaya-biaya terlihat, sehingga margin keuntungan dari penjualan masih tetap terjaga.

"Hal tersebut membuat laba kotor tercatat tumbuh sebesar 53,07 persen dari Rp3,18 triliun menjadi Rp4,86 triliun," katanya.

BSDE juga mencatat kenaikan pendapatan bunga dari Rp221 miliar menjadi Rp231 miliar, yang juga turut menyumbang pada laba sebelum pajak.

Sementara itu beban lain-lain turun 19 persen dari Rp510 miliar menjadi Rp410 miliar. Untuk itu, secara keseluruhan, laba bersih perseroan menembus Rp2,3 triliun, atau nyaris 100 persen pada tahun ini.



Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya