Berita

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken/Reuters

Dunia

Menlu AS Diduga Sabotase Negosiasi Gencatan Senjata Gaza

JUMAT, 23 AGUSTUS 2024 | 12:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sumber-sumber terpercaya di kalangan pejabat Israel menuduh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken berusaha menyabotase perundingan gencatan senjata Gaza yang digelar pekan ini.

Mengutip surat kabar Israel, Yedioth Ahronoth pada Jumat (23/8), Blinken disebut telah mengeluarkan pernyataan yang membuat proses negosiasi semakin sulit dan tidak menghasilkan kesepakatan yang diinginkan.

Dia awalnya mengklaim bahwa Israel telah menerima proposal AS, dan tinggal menyerahkan keputusan pada Hamas.


Sumber yang tidak disebutkan namanya menilai, optimisme gencatan yang digaungkan Blinken itu semu dan dilakukan demi kepentingan politik semata.

Pasalnya, Menlu AS itu tampak memihak kepada ambisi Perdana Menteri Benjamin Nenyatahu yang bersikeras agar pasukan Israel tetap mengamankan Koridor Philadelphia meskipun gencatan senjata telah diraih.

“Pernyataan Blinken menyiratkan dukungan AS terhadap posisi Netanyahu dalam mempertahankan pasukan Israel di sepanjang Philadelphia, meskipun ada tentangan dari Hamas dan Mesir," ungkap sumber tersebut.

Alih-alih membuat Hamas setuju, posisi Blinken justru merusak negosiasi yang dibangun selama ini oleh mediator lain seperti Mesir dan Qatar.

"Ia (Blinken) menerima Netanyahu dan menjauhkan diri dari Hamas. menimbulkan keraguan signifikan tentang kelayakan upaya negosiasi," tegasnya.

Pejabat Israel, Mesir, dan Amerika bertemu di Kairo pada hari Minggu (18/6) dan Senin (19/8) untuk membahas masalah Koridor Philadelphia.

Menurut situs web Israel Walla, atas arahan Netanyahu, negosiator Israel mengusulkan agar pasukan mereka terus dikerahkan di sepanjang Koridor Philadelphia sebagai bagian dari fase pertama kesepakatan, meskipun dalam skala yang lebih kecil.

Namun, Mesir menolak usulan ini, dan AS menjelaskan kepada Israel bahwa peta yang disajikan tidak dapat diterima.

Koridor Philadelphia adalah zona penyangga demiliterisasi sepanjang 14 kilometer di sepanjang perbatasan antara Jalur Gaza dan Mesir. Lokasi ini tetap menjadi salah satu titik kritis utama dalam negosiasi antara Israel dan Hamas.

Selama berbulan-bulan, AS, Qatar, dan Mesir telah berusaha mencapai kesepakatan antara Israel dan Hamas mengenai pertukaran tahanan dan kesepakatan gencatan senjata yang akan memungkinkan bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza.

Namun, upaya mediasi terhenti karena Netanyahu menolak tuntutan Hamas untuk menghentikan perang secara permanen.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya