Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Jelang Aksi Kawal Putusan MK, Rupiah Bergerak ke Rp15.542 Pagi Ini

KAMIS, 22 AGUSTUS 2024 | 10:09 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) mata uang Rupiah dibuka melemah pada perdagangan Kamis pagi (22/8). 

Mata uang Garuda itu dibuka ke level Rp15.542 per Dolar AS, turun 24 poin atau minus 0,16 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu mayoritas mata uang Asia lainnya bergerak bervariasi. Yen Jepang minus 0,13 persen, Dolar Hong Kong merosot 0,01 persen, Baht Thailand lesu 0,02 persen, dan Won Korea Selatan minus 0,13 persen.


Selanjutnya Peso Filipina melesat 0,36 persen, Dolar Singapura naik 0,01 persen, yuan China dan Ringgit Malaysia sama-sama tumbuh 0,08 persen.

Di sisi lain mayoritas mata uang utama negara maju hari ini cenderung lesu. Seperti Poundsterling Inggris yang turun 0,03 persen , Euro Eropa minus 0,05 persen, Franc Swiss amblas 0,06 persen, dan Dolar Australia lesu 0,06 persen. 

Sedangkan Dolar Kanada pagi ini sedikit melesat 0,04 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya