Berita

Chiki meluncurkan program promosi terbaru dengan menggandeng OVO/Ist

Bisnis

Temukan OVO Cash Langsung di Chiki Bertanda Khusus

KAMIS, 22 AGUSTUS 2024 | 05:12 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Camilan Chiki meluncurkan program promosi terbaru yang menggandeng OVO, platform pembayaran digital terkemuka. 

"Kami berharap program ini tidak hanya memberikan camilan lezat, tetapi juga kesempatan bagi konsumen untuk meraih hadiah dan menambah keseruan setiap pembelian Chiki," kata Brand Manager Chiki Indonesia, Irvan Ferdiansyah dalam keterangannya, Kamis (22/8).

Program Chiki Bertanda Khusus x OVO menawarkan kesempatan bagi konsumen untuk mendapatkan OVO Cash langsung dengan setiap pembelian produk Chiki Bertanda Khusus dengan total hadiah mencapai milIaran rupiah.


Konsumen dapat menikmati berbagai varian Chiki Bertanda Khusus yang tersedia, termasuk Chiki Balls (16 gr) dengan rasa Kaldu Ayam, Cokelat, dan Keju; Chiki Twist (22.5 gr) dengan rasa Jagung Bakar dan Flaming Hot; serta Chiki Net (18 gr). 

Semua produk ini dijual dengan harga Rp2 ribu per pack. Setiap kemasan dilengkapi dengan kode unik yang memungkinkan pembeli untuk mengklaim hadiah OVO Cash.

Proses klaim hadiah sangat mudah dan cepat. Pertama, konsumen harus membeli kemasan Chiki Bertanda Khusus di warung terdekat. 

Setelah itu, mereka perlu menemukan kode unik di dalam kemasan dan memindai QR Code yang tertera di luar kemasan menggunakan aplikasi OVO. 

Setelah memasukkan kode unik ke dalam aplikasi OVO, hadiah OVO Cash akan langsung dikreditkan ke akun mereka.

Program Chiki Bertanda Khusus x OVO ini merupakan bagian dari upaya Chiki untuk terus berinovasi dan menghadirkan nilai tambah kepada konsumen.




Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya