Berita

Pantauan udara pembangunan venue utama PON XXI 2024 di Desa Sena, Batang Kuis, Deli Serdang/Ist

Nusantara

Sengkarut Parkir Berlangganan Hingga Penggalian Parit Berpotensi Rusak Citra Tuan Rumah PON XXI

RABU, 21 AGUSTUS 2024 | 22:23 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Berbagai persoalan yang dapat mengganggu kelancaran kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Sumatera Utara harus secepatnya dibenahi. Sebab, hal itu akan ikut mempengaruhi citra Sumatera Utara sebagai tuan rumah.

Hal ini disampaikan pemerhati olahraga nasional, Indra Effendi Rangkuti menyikapi semakin dekatnya waktu pelaksanaan pekan olahraga paling bergengsi nasional itu.

“Masih banyak kan persoalan, bukan hanya soal kesiapan venue tapi berbagai infrastruktur penunjang juga harus terus dibenahi,” katanya, Rabu (21/8).


Indra menjelaskan, pemberitaan mengenai PON XXI 2024 semakin gencar pada media lokal di Sumatera Utara. Namun, kebanyakan hanya membahas sisi kesiapan dari venue dan para atlit yang akan bertanding hingga para volunteer. Termasuk pernyataan-pernyataan Pj Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni soal perkembangan pembangunan sarana. Namun soal koordinasi dengan pemerintah kota/kabupaten masih terlihat minim informasi.

“Kita sebenarnya butuh informasi misalnya koordinasi Pemprov Sumut dengan Pemko Medan. Contohnya, pembenahan akses menuju Kolam Renang Selayang yang akan jadi tempat perlombaan renang. Lah, setiap musim hujan jalan dr Mansyur banjir dan macet, apa ada dibicarakan soal galian yang belum beres disitu?,” sebutnya.

Belum lagi kata Indra, persoalan parkir berlangganan dan non berlangganan juga menjadi hal yang harus dikoordinasikan dengan baik.

“PON ini akan membuat orang banyak datang, bawa kendaraan. Nah, gimana ketika mereka menjadi kesulitan hanya gara-gara kebijakan stiker parkir berlangganan di Medan?, ini bisa merusak citra Sumatera Utara,” ungkapnya.

Selain itu, soal informasi pelatihan volunteer juga menjadi hal yang penting. Karena kontribusi mereka sangat besar untuk kelancaran PON XXI.

“Kalau banjir dan tak bisa dilalui, volunteer ini dibekali nggak bagaimana menangani atlet agar tetap bisa sampai ke Kolam Renang Selayang tanpa terkendala waktu?, semua itu harus jadi perhatian Pemprov Sumut selaku tuan rumah,” pungkasnya.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Board of Peace: Pergeseran Rational Choice ke Pragmatisme Politik

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:45

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

Kawasan Industri Jateng Motor Baru Transformasi Ekonomi Nasional

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:58

Ustaz Adi Hidayat Sambangi Markas Marinir

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:42

Ketua BEM UGM: Semakin Ditekan, Justru Kami Semakin Melawan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:26

Praktisi Hukum: Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bisa jadi Alat Kriminalisasi Pengusaha

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:06

PBNU dan Majelis Alumni IPNU Peroleh Wakaf Alquran di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:45

Kejagung Tegaskan Hukuman Mati ABK di Kasus Narkoba sesuai Fakta Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:30

Mantan Danyon Sat 71.2 Kopassus Jabat Dandim 0509 Kabupaten Bekasi

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15

KPK Bakal Kulik Dugaan Aliran Uang Suap Importasi ke Dirjen Bea Cukai

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya