Berita

Koordinator Wilayah III PP GMKI, Carlos Wawo (ketiga dari kanan)/Ist

Politik

Medsos Punya Peran Penting Sukseskan Pilkada 2024

RABU, 21 AGUSTUS 2024 | 16:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Media sosial kini memegang peranan besar dalam proses demokrasi Indonesia, berfungsi sebagai alat pembentuk opini, penyebar informasi, dan memobilisasi pemilih, terutama di kalangan muda. 

Kepala Laboratorium Prodi Ilmu Politik Universitas Kristen Indonesia (UKI), Dr. Andaru Satnyoto, menyatakan bahwa, media sosial sangat berpengaruh terhadap pandangan politik kelompok muda yang menjadi segmen penting pemilih dalam Pilkada 2024. 

"Kelompok muda sangat terpengaruh oleh media sosial. Jadi, media sosial sangat terkait dengan kehidupan masyarakat saat ini," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (21/8).


Namun demikian, Andaru pun menyoroti masalah pencurian data pribadi yang mengancam kepercayaan publik terhadap teknologi. 

“Bagaimana kita bisa mengadakan Pilkada jika isu pencurian data dan perlindungan data pribadi tidak bisa diselesaikan?" katanya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah III PP GMKI, Carlos Wawo menambahkan bahwa media sosial juga digunakan oleh anak muda untuk mendapatkan informasi terkini. Namun, ia juga khawatir tentang kepercayaan masyarakat terkait keamanan data, terutama setelah kasus dugaan pencatutan KTP warga DKI Jakarta oleh pihak tertentu.

“Menurut saya KPU DKI Jakarta masih mengalami kesulitan untuk menjaga data pribadi masyarakat,” sesalnya. 

Lebih jauh, Kepala Divisi Kebebasan Berekspresi SAFEnet, Hafizh Nabiyyin, mengingatkan adanya diskriminasi di media sosial, terutama terhadap perempuan dan minoritas gender. 

Hafizh juga menekankan perlunya perlindungan kebebasan berekspresi dan tindakan tegas terhadap hoax dan ujaran kebencian menjelang Pilkada 2024.

“Perusahaan media sosial harus mampu meng-take down hoax berbasis identitas dan hate speech yang berpotensi banyak beredar pada di Pilkada 2024. Di sisi lain, mereka juga harus aktif dalam melindungi kebebasan berekspresi masyarakat,” pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya