Berita

Ilustrasi Foto/RMOL

Politik

Parpol Dicap Alat Oligarki Jika Anulir Putusan MK

RABU, 21 AGUSTUS 2024 | 12:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai politik (parpol) hanya menjadi alat oligarki jika melawan hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) melalui RUU Pilkada yang sedang dibahas DPR.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif, Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto menanggapi adanya upaya parpol menganulir putusan MK Nomor 60 dan 70 yang memuat aturan membolehkan parpol tak punya kursi di DPRD untuk mencalonkan kepala daerah dan syarat minimal usia dalam pelaksanaan Pilkada.

"Jika parpol akhirnya melawan hasil putusan MK terkait syarat Cakada, maka parpol hanya jadi alat oligarki, bukan lagi berpijak layaknya parpol," kata Hari kepada RMOL di Jakarta, Rabu (21/8).


Pasalnya, menurut Hari, keberpihakan parpol atas peristiwa yang mencoreng demokrasi sudah terbayar dengan putusan MK Nomor 60. 

Hari berharap Parpol seharusnya memperkuat putusan itu, bukan sebaliknya.

"Parpol sebagai salah satu pilar demokrasi semestinya memperkuat putusan MK, bukan melemahkan. Bahkan sampai ada rapat baleg dengan pengawalan APH mengindikasikan putusan MK Nomor 60 akan dianulir," pungkas Hari.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya