Berita

Dua teknisi senior Sivali Cloud Technology sedang melakukan pemeliharaan server di data center/Ist

Tekno

Dorong Inovasi dan Keamanan Data, Ini Strategi Sivali dan Canonical

SELASA, 20 AGUSTUS 2024 | 12:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Upaya memaksimalkan penggunaan komputasi awan atau cloud kian gencar dilakukan oleh perusahaan teknologi, termasuk Sivali Cloud Technology.

Perusahaan penyedia solusi komputasi awan terkemuka di Indonesia ini menggandeng Canonical untuk kemitraan baru di industri teknologi awan.

Melalui kolaborasi ini, Sivali Cloud Technology resmi menjadi distributor pertama Canonical di pasar Indonesia.


Direktur Utama Sivali Cloud Technology, Wong Sui Jan, mengatakan harapannya bahwa kemitraan tersebut dapat mewujudkan kedaulatan data dan memberdayakan siapa saja untuk memiliki teknologi awan yang terjangkau di Indonesia dengan Linux Enterprise dari Canonical.

Canonical Ltd sendiri telah dikenal secara global atas inovasinya dalam menciptakan dan memelihara Ubuntu, sistem operasi open-source paling populer di dunia. Sementara itu, Sivali Cloud Technology adalah penyedia solusi komputasi awan terkemuka di Indonesia.

Channel Manager Canonical, Rick Fredrickson, menyambut baik kolaborasi dengan Sivali.

"Bermitra dengan distributor lokal yang kuat telah menjadi kunci penting dalam pertumbuhan pesat Canonical di pasar baru dalam beberapa tahun terakhir," kata Rick Fredrickson, dikutip Selasa (20/8).


Peningkatan Teknologi dan Pemberdayaan AI

Selain solusi awan yang andal, kemitraan ini akan mendorong kemajuan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) dan pembelajaran mesin di Indonesia. Teknologi AI dan pembelajaran mesin akan memungkinkan analisis data yang lebih cepat dan akurat, membantu bisnis membuat keputusan yang lebih baik dan lebih cepat. Ini akan sangat berguna dalam aplikasi seperti analisis prediktif, otomatisasi proses bisnis, dan peningkatan pengalaman pelanggan.

"Dengan memanfaatkan solusi infrastruktur AI yang kuat dari Canonical, Sivali Cloud Technology akan menyediakan platform yang mampu mendukung berbagai kebutuhan AI dan pembelajaran mesin bagi perusahaan di Indonesia," kata Wong Sui Jan.

Dia juga meyakini kolaborasi ini dapat memberi dampak signifikan terlebih dengan populasi di Indonesia lebih dari 270 juta orang dan kelas menengah yang semakin melek teknologi, permintaan untuk solusi awan akan meningkat pesat.

Sektor keuangan, kesehatan, ritel, manufaktur dan lainnya semakin mencari solusi awan untuk merampingkan operasi, mengurangi biaya, dan meningkatkan pengalaman pelanggan.

Kemitraan ini juga diharapkan dapat mendorong inovasi dan pertumbuhan dalam ekosistem teknologi Indonesia. Kedua perusahaan akan mendukung startup, UKM dan perusahaan besar dalam perjalanan transformasi digital.

"Kolaborasi ini juga akan menciptakan peluang bagi anak bangsa untuk mengembangkan keterampilan dan keahlian baru dalam teknologi awan, termasuk AI dan pembelajaran mesin, sehingga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia," ujar Wong Sui Jan.

Kemitraan ini juga merupakan tonggak penting bagi Sivali Cloud Technology dalam perjalanan dedikasinya untuk menjadi penyedia solusi awan terkemuka di Indonesia. Selain memberikan manfaat langsung kepada bisnis, kemitraan ini juga selaras dengan tujuan yang lebih luas dalam hal keberlanjutan dan adopsi teknologi yang bertanggung jawab.

Dengan mendorong penggunaan solusi open-source seperti Ubuntu, maka Sivali Cloud Technology dan Canonical mendukung praktik teknologi yang lebih berkelanjutan dan etis. Perangkat lunak open-source tidak hanya menawarkan transparansi dan keamanan yang lebih besar tetapi juga mendorong kolaborasi dan inovasi yang didorong oleh komunitas.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya