Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Mastercard PHK Ribuan Karyawan di Seluruh Dunia

SENIN, 19 AGUSTUS 2024 | 09:20 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perusahaan teknologi global di industri pembayaran, Mastercard Inc berencana memangkas 1.000 karyawan di seluruh dunia.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (19/8), juru bicara perusahaan itu mengatakan bahwa pemutusan hubungan kerja (PHK) ini dilakukan demi pertumbuhan perusahaan, yang akan berdampak pada sekitar 3 persen pekerjanya.

“Kami baru-baru ini meluncurkan perombakan organisasi untuk mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan kemampuan investasi jangka panjang,” kata juru bicara tersebut melalui email. 


"Perusahaan akan menggeser sumber daya ke area pertumbuhan," sambungnya.

Sebagai informasi, perusahaan yang berbasis di Purchase, New York itu mempekerjakan sekitar 33.400 orang di seluruh dunia pada akhir tahun lalu, dengan sekitar 67 persen berlokasi di luar Amerika Serikat (AS) di lebih dari 80 negara.

Pada akhir tahun lalu, Mastercard tercatat mengeluarkan biaya hingga 6 miliar Dolar AS (Rp93 triliun) hanya untuk tenaga kerjanya.

Mastercard juga melaporkan hasil kuartal kedua yang melampaui estimasi Wall Street, namun total biaya operasional meningkat hampir 12 persen dari tahun sebelumnya menjadi 2,93 miliar Dolar AS.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya