Berita

Penyerahan SK Remisi Menteri Hukum dan HAM di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung/Ist

Hukum

Ratusan Narapidana di Jabar Bebas di Hari Kemerdekaan

SENIN, 19 AGUSTUS 2024 | 04:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sebanyak 16.772 narapidana di Jawa Barat mendapat remisi Hari Kemerdekaan. 

Tercatat 377 narapidana di antaranya langsung bebas, termasuk empat anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung.

“Dari total 25.395 narapidana di Jabar, sebanyak 16.772 mendapat remisi Hari Kemerdekaan,” kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jabar, Robianto, Minggu (18/8).


Robianto mengatakan, belasan ribu narapidana yang mendapatkan remisi terlebih dahulu harus memenuhi syarat administratif dan substantif. 

Syarat administratif yaitu narapidana harus sudah diputus pidana oleh hakim, sedangkan syarat substantif yaitu narapida berkelakuan baik. 

"Berkelakuan baik itu bisa dilihat dari partisipasi mereka dalam kegiatan-kegiatan yang ada di lembaga pemasyarakatan, seperti angklung, kegiatan keagamaan, pendidikan, dan keterampilan," kata Robianto.

Tak hanya itu, Robianto berharap remisi yang diberikan dapat menjadi motivasi para narapidana lain agar lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat. 

"Diharapkan narapidana yang telah bebas dapat berbaur kembali dengan masyarakat dan menjalani kehidupan yang lebih baik sebagai warga negara yang produktif," pungkas Robianto dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya