Berita

Ilustrasi/CBS

Dunia

Pantai Kamchatka Rusia Dilanda Gempa 7 Magnitudo

MINGGU, 18 AGUSTUS 2024 | 08:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Gempa berkekuatan 7 magnitudo mengguncang lepas pantai Semenanjung Kamchatka, di wilayah paling Timur Rusia pada Minggu pagi (18/8).

Kementerian darurat setempat mengatakan gempa terasa di sepanjang pantai termasuk di ibu kota wilayah tersebut, Petropavlovsk-Kamchatsky.

"Tim operasional penyelamat dan pemadam kebakaran sedang memeriksa gedung-gedung," kata cabang regional kementerian darurat Rusia di wilayah Kamchatka dalam sebuah pernyataan di Telegram.


Menurut laporan Survei Geologi Amerika Serikat, gempa bumi terjadi pada kedalaman hampir 50 kilometer tepat setelah pukul 7 pagi waktu setempat, sekitar 90 kilometer di timur Petropavlovsk-Kamchatsky.

Pusat Peringatan Tsunami Nasional AS awalnya mengeluarkan ancaman tsunami, tetapi kemudian mengatakan ancaman itu telah berlalu.

Sementara pemerintah Rusia tidak sampai mengeluarkan peringatan tsunami atas gempa di Kamchatka.

Layanan Geofisika Terpadu Rusia mengatakan beberapa gempa susulan tercatat setelah gempa awal, tetapi dengan intensitas yang lebih rendah.

"Sebagian besar gempa susulan tidak terasa," ungkap lembaga tersebut, seperti dimuat VOA.

Semenanjung ini terletak di sabuk seismik aktif yang mengelilingi sebagian besar Samudra Pasifik yang dikenal sebagai "Cincin Api," dan merupakan rumah bagi lebih dari dua lusin gunung berapi aktif.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya