Berita

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Parkir Timur Senayan, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (18/8)/Ist

Politik

PDIP Gelar Soekarno Run “Berlari di Atas Kaki Sendiri”

MINGGU, 18 AGUSTUS 2024 | 08:30 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

PDIP resmi menyelenggarakan Soekarno Run yang mengambil tema “Berlari di Atas Kaki Sendiri”, di Parkir Timur Senayan, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (18/8) pukul 06.00 WIB.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menuturkan tema Soekarno Run diambil agar pemuda dan pemudi harus menggelorakan semangat kemandirian.

"Mengapa temanya berlari di atas kaki sendiri? Sebab, ini menunjukkan spirit, ini menunjukkan suatu kepercayaan empiris kita, ini menunjukkan suatu keyakinan kita bahwa sejatinya pemuda dan pemudi Indonesia, pandu bangsa harus menggelorakan suatu semangat yang sama untuk berdiri di kaki sendiri," kata Hasto di lokasi.


PDIP membuat tiga kategori dalam Soekarno Run, yakni lomba untuk 17 kilometer, delapan kilometer, dan 4,5 kilometer.

"Kita lebih progresif, lari kita berlari di atas kaki sendiri. Saya pribadi minta maaf, napasnya belum kuat lari sampai 17 kilometer. Maka saya baru delapan kilometer. Nanti saya lari delapan kilometer," ujarnya.

Hasto sempat terkesima dengan seorang pelari yang mengenakan Gatotkaca, dia mengatakan biar cita-cita saja yang terbang setinggi langit seperti yang pernah diungkapkan Proklamator RI Soekarno.

"Nah, yang pakai baju Gatotkaca beri tepuk tangan meriah, tetapi jangan terbang, biar yang terbang cita-cita kita untuk kata Bung Karno gantungkan cita-citamu setinggi langit. Sekiranya kamu jatuh, kamu jatuh di antara bintang-bintang," jelasnya.

Hasto menyampaikan rasa terima kasihnya kepada panitia dan masyarakat yang berpartisipasi dengan acara Soekarno Run ini.

"Kami mengucapkan terima kasih ke panitia dan para organisasi partai. Mari kita persiapkan napas perjuangan kita untuk bisa mencapai target yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa menuju masyarakat adil dan makmur dan menjadi pemimpin bangsa di dunia. Merdeka," tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya