Berita

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menggelar Apel Siaga Pengawasan Partisipatif Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, di daerah terluar Indonesia, di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (17/8)/RMOL

Bawaslu

Apel Siaga di Daerah Terluar, Bawaslu Ajak Warga Aktif Awasi agar Pilkada Damai

SABTU, 17 AGUSTUS 2024 | 16:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menggelar Apel Siaga Pengawasan Partisipatif Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, di daerah terluar Indonesia, di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (17/8). 

Apel siaga yang digelar setelah Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia (RI) tersebut, dihadiri Anggota Bawaslu Lolly Suhenty serta jajaran tingkat pusat dan daerah, dalam rangka memperkuat pengawasan partisipatif masyarakat di daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia. 

"Apel siaga partisipatif Pilkada 2024 hari ini bukan tanpa tujuan dilakukan di (Pulau) Sebatik. Sebagai kecamatan terdepan (sekaligus) terluar Indonesia, maka memastikan pemilihan kepala daerah yang saat ini tahapannya sedang berjalan tidak ada kendala, tidak ada hambatan adalah kewajiban kita semua," ujar Lolly menjelaskan. 


Pengawasan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024, diharapkan Lolly bisa juga dilakukan warga-warga di daerah terluar Indonesia, seperti di Pulau Sebatik. Pasalnya, ada kerawanan yang kemungkinan terjadi harus dihindari. 

"Kalau kita cinta NKRI, maka seharusnya Pilkada di Sebatik khususnya dan umumnya di Indonesia, pastilah berjalan dengan damai lancar tanpa hambatan," sambungnya menegaskan. 

Oleh karena itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu RI itu berpesan kepada peserta Apel Siaga yaitu pelajar SD, SMP, SMA, hingga mitra strategis lainnya menyerap semangat kemerdekaan di HUT ke-79 RI untuk menjaga iklim Pilkada Serentak 2024 berlangsung damai. 

"Selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79. Mari kita sama-sama awasi pemilihan kepala daerah sebagai bukti cinta NKRI. Merdeka, merdeka, merdeka," tambah Lolly menutup pidatonya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya