Berita

Calon Ketum PB PMII periode 2024-2027, Hasnu Ibrahim/Dok Pribadi

Politik

Momentum Kongres XXI, Hasnu Ibrahim Ungkap 5 Argumentasi Strategis "PMII untuk Nusantara Maju"

SABTU, 17 AGUSTUS 2024 | 15:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pelaksanaan Kongres XXI Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Palembang, Sumatera Selatan, pada 9-15 Agustus 2024 berjalan tidak mulus. Di mana terjadi dinamika yang cukup serius sehingga harus dilakukan perubahan jadwal yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan.

Kendati demikian, hal itu tak menghentikan salah satu kandidat Ketua Umum PB PMII periode 2024-2027, Hasnu Ibrahim, untuk menyampaikan gagasan dan diskursus yang dilemparkan kepada sejumlah peserta kongres, alumni, dan jutaan kader PMII di seluruh pelosok negeri.

"Kongres adalah bentuk permusyawaratan tertinggi organisasi. Ini adalah momentum yang tepat dalam melakukan pendidikan politik organisasi kepada anggota, kader, dan alumni PMII se-Nusantara," ucap Caketum PB PMII periode 2024-2027, Hasnu Ibrahim, kepada redaksi, Sabtu siang (17/8).


Hasnu lantas membeberkan 5 alasan strategis mengapa dirinya mengusung tema kepemimpinan "PMII untuk Nusantara Maju".

Pertama, membaca 64 tahun perjalanan PMII. Hasnu mengatakan, setelah melakukan refleksi yang cukup panjang, kini usia PMII telah memasuki 64 tahun. Ibarat usia manusia, ini usia senja. Namun demikian, optimisme penyempurnaan dan perbaikan organisasi harus senantiasa dipupuk agar koreksi kritis atas kondisi kaderisasi, kondisi kelembagaan, perjelas paradigma, digitalisasi organisasi dan hubungan PMII-Nahdlatul Ulama senantiasa menjadi diskursus penting pada Kongres PMII XXI.

Kedua, perpindahan tongkat estafet kepemimpinan nasional PMII. Salah satu amanat penting Kongres adalah perpindahan tongkat estafet kepemimpinan nasional PMII. Di mana Kongres adalah ruang suksesi kepemimpinan PB PMII. Artinya, pergantian kepengurusan baru dan membawa spirit baru demi kemajuan dan kejayaan PMII masa depan.

Ketiga, menyambut Ibu Kota baru. Seperti diketahui, PMII untuk Nusantara merupakan wacana yang dibangun oleh PMII dalam merespons Ibu Kota Nusantara sebagai simbol transformasi negara Nusantara Maju, Berdaulat, dan Berkelanjutan. Hasnu berkeyakinan, PMII masa depan adalah salah satu subjek utama yang dapat menggerakkan Indonesia menuju negara modern dan maju.

Keempat, Indonesia Emas 2045. Ini merupakan visi mulia dan abadi yang dicanangkan di level negara. PMII sebagai eksponen pembaharu bangsa dan garda depan kemajuan bangsa, berkewajiban dalam membebaskan bangsa Indonesia dari keterbelakangan baik moral maupun materil dalam segala bentuk. Salah satu tujuan utama dari Indonesia Emas 2045 yakni menjadikan Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi dan politik dunia.

Kelima, menyongsong PMII Emas 2060. Ini merupakan visi yang dicanangkan oleh PMII menuju 100 tahun usia PMII. Menyambut satu abad PMII, maka sudah semestinya mempersiapkan peta jalan PMII baik metode kaderisasi, metode dakwah, dan metode gerakan.

"Semuannya itu adalah satu kesatuan dalam memaknai Kongres PMII XII. Dengan demikian, tema PMII Untuk Nusantara Maju merupakan visi besar sebagai wajah PMII masa depan," pungkas Hasnu Ibrahim.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Bareskrim Bongkar Tempat Jual Beli Ekstasi di Tempat Hiburan Malam

Rabu, 18 Maret 2026 | 03:59

Ekonom Sambut Baik Kerja Sama RI-Jepang soal Energi Hijau

Rabu, 18 Maret 2026 | 03:45

NKRI di Persimpangan Jalan

Rabu, 18 Maret 2026 | 03:13

Legislator Kebon Sirih Bareng Walkot Jakbar Sidak Terminal Kalideres

Rabu, 18 Maret 2026 | 02:50

Menhan: Masyarakat Harus Benar-benar Merasakan Kehadiran TNI

Rabu, 18 Maret 2026 | 02:25

RI Siapkan Tameng Hadapi Investigasi Dagang AS

Rabu, 18 Maret 2026 | 02:08

Kemenhub Tegaskan Penerbangan ke Luar Negeri Tetap Beroperasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 01:50

Teheran Diserang Lagi, Israel Klaim Bunuh Dua Pejabat Tinggi Iran

Rabu, 18 Maret 2026 | 01:30

Sopir Taksi Daring Lapor Polisi Usai Dituduh Curi Akun Mobile Legend

Rabu, 18 Maret 2026 | 01:10

BI Beri Sinyal Tidak Akan Pangkas Suku Bunga Imbas Gejolak Global

Rabu, 18 Maret 2026 | 00:50

Selengkapnya