Berita

Ilustrasi Gambar/Ist

Bisnis

Telkom Sematkan AI pada Layanan Netmonk

KAMIS, 15 AGUSTUS 2024 | 13:01 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Guna memaksimalkan layanan dan pemanfaatan teknologi terkini, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyematkan teknologi AI untuk mengoptimalkan proses monitoring dan manajemen jaringan yang lebih efisien dan akurat, serta mengurangi ketergantungan pada pemeriksaan manual. 

Implementasi teknologi AI pada Netmonk berupa virtual assistant Artificial Intelligence (AI) yang diberi nama MONA. MONA hadir pada dua produk unggulan Netmonk, yaitu Netmonk Prime dan Netmonk HI.

Selain memberikan kemudahan dalam melakukan monitoring jaringan, MONA juga mampu merangkum berbagai informasi secara real time terhadap seluruh aktivitas yang dimonitor. MONA dapat menampilkan informasi tersebut secara tekstual dan jelas sehingga lebih mudah dipahami oleh pengguna. 


Selain itu, MONA juga dapat memberikan analisa dan rekomendasi penyelesaian solusi ketika terjadi insiden di dalam jaringan, server, maupun web/API.

“Telkom berkomitmen untuk terus mengadopsi teknologi terkini untuk meningkatkan akuntabilitas dari seluruh produk dan layanan digital. Seperti penyematan AI pada Netmonk yang diberi nama MONA. Dengan MONA, monitoring jaringan di Netmonk kini semakin efisien. Hal ini selaras dengan komitmen Telkom dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan platform digital cerdas yang berkelanjutan,” ujar EVP Digital Business & Technology Telkom Komang Budi Aryasa dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis (15/8).

Lebih lanjut, MONA juga dilengkapi fitur predictive analysis yang berfungsi untuk memprediksi ketersediaan kapasitas jaringan maupun server di waktu mendatang. Kapasitas tersebut meliputi daya tampung jaringan maupun server, baik dari sisi CPU, memori, atau disk. Fitur predictive analysis membuat perusahaan bisa dengan tepat dan efisien dalam merencanakan kebutuhan kapasitas di masa yang akan datang.

“MONA turut memberikan fleksibilitas karena bisa diakses kapanpun dan di berbagai perangkat. Selain itu, MONA juga memberikan notifikasi interaktif yang dapat direspon oleh pengguna. MONA menjadi solusi untuk meminimalisir timbulnya risiko operasional yang dapat berdampak pada bisnis pengguna,” tambah Komang.

Implementasi AI pada Netmonk yang berada di bawah umbrella brand Leap Telkom Digital menjadi  langkah maju untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan pada proses monitoring jaringan pengguna. Tidak hanya Netmonk, Leap Telkom Digital juga memayungi berbagai produk dan layanan digital Telkom lainnya yang dapat dilihat di https://leap.digitalbisa.id/our-product.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya