Berita

Ilustrasi/Net

Presisi

Diduga Korban Bullying Senior, Mahasiswi Kedokteran Nekat Bunuh Diri

KAMIS, 15 AGUSTUS 2024 | 02:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) ditemukan tewas di dalam kamar kosnya di Jalan Lempongsari, Gajah Mungkur, Semarang. Mahasiswi peserta program profesi dokter asal Tegal berinisial R (30) ini diduga bunuh diri.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, korban diduga bunuh diri karena sering mendapatkan bullying dari teman-teman kampusnya. Korban diduga bunuh diri dengan menyuntikkan obat penenang. 

Saat ditemukan, jenazah korban ditemukan ada tanda-tanda bunuh diri menggunakan obat dengan kandungan bahan-bahan berbahaya. 


Kapolsek Gajahmungkur, Kompol Agus Hartono mengatakan, korban ditemukan meninggal di kamar kosan. Polisi langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban. 

"Ada tanda-tanda bunuh diri ditemukan dari hasil penyelidikan jenazah," kata Kompol Agus, saat dihubungi RMOLJateng, Rabu (14/8). 

Sebelum ditemukan meninggal, korban sulit dihubungi teman-temannya, termasuk pacarnya. Karena curiga, akhirnya kamar kos korban didobrak, dan R ditemukan telah meninggal. 

Saat ini Polisi masih terus mencari informasi dan bukti-bukti guna mengetahui motif korban bunuh diri. 

Sedangkan, hasil identifikasi medis di rumah sakit belum ada hasil. Proses penyelidikan sementara menunggu adanya tambahan barang bukti untuk memastikan kematian korban. 

Namun demikian, saat melakukan penyelidikan di lokasi, polisi juga menemukan sebuah buku curhatan korban berisi perasaannya yang mendapatkan perlakuan buruk dari seniornya di kampus. Buku ini akan dijadikan sebagai data pemeriksaan dalam penyelidikan polisi. 

Setelah diidentifikasi di rumah sakit, pihak keluarga langsung membawa jenazah korban ke Tegal untuk dimakamkan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya