Berita

Armor Toreador Gustifante pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya yang juga selebgram Cut Intan Nabila/Ist

Presisi

Gara-gara Film Porno, Armor Toreador Aniaya Cut Intan Nabila

RABU, 14 AGUSTUS 2024 | 14:37 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ketahuan nonton film porno jadi alasan Armor Toreador Gustifante melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya yang juga selebgram Cut Intan Nabila.

Di mana saat itu cekcok terjadi karena Cut Intan hendak memeriksa ponsel milik suaminya.

"Bahwa motifnya tersangka ketahuan menonton video porno, ini hasil pemeriksaan," kata Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro di Mapolres Bogor, Jawa Barat pada Rabu (14/8).


Meski begitu, penyidik masih akan terus melakukan pendalaman untuk mengetahui motif lain baik ke pihak korban maupun tersangka.

"Namun ketika kami ingin menggali pemeriksaan dari korban, karena kemarin faktor psikologisnya masih trauma. Kami berinisiatif menghentikan dulu sementara terhadap korban," kata Rio.

Kini, Armor telah ditetapkan tersangka dan ditahan dengan jeratan pasal berlapis.

Mulai dari Pasal 44 Ayat (2) UU 23/2004 tentang penghapusan KDRT, Pasal 80 UU 35/2014 tentang perubahan atas UU 23/ 2002 tentang Perlindungan Anak, lalu Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan maksimal hukuman 10 tahun penjara.

Aksi penganiayaan terhadap selebgram Cut Intan terekam kamera CCTV yang terpasang di kamar tidur korban dan viral di media sosial setelah diunggah oleh Cut Intan di akun Instagram @cut.intannabila.  

Dalam video itu, terlihat Armor Toreador dengan emosi memukuli isterinya secara membabi buta. Aksi penganiayaan tersebut sempat mengenai bayi mereka yang berada dalam satu tempat tidur.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya