Berita

Penanaman 1.000 Pohon di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dalam rangka ulang tahun ke-40 Infomedia, beberapa waktu lalu/Ist

Nusantara

Anak Usaha Telkom Tanam 1000 Pohon di Kawasan TNGGP

SELASA, 13 AGUSTUS 2024 | 15:25 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Bertepatan dengan ulang tahun ke-40, PT Infomedia Nusantara bekerja sama dengan Balai Besar Pengelola Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) melaksanakan penanaman 1.000 pohon di kawasan seluas 0,5Ha di Zona Tradisional Blok Barugotong, Resort PTN Cisarua Wilayah VI.

Terdapat empat jenis tanaman yang ditanam, yakni Rasamala, Janitri, Puspa, dan Kasireum yang merupakan jenis tanaman asli di wilayah TNGGP.

“Inisiasi ini merupakan bagian dari komitmen ESG perusahaan, di mana kami berharap penghijauan yang dilakukan dapat menjadi langkah nyata dalam pemulihan ekosistem. Baik untuk meningkatkan optimalisasi penyerapan karbon, ketersediaan sumber air, maupun pelestarian habitat satwa liar. Kami juga turut menjajaki upaya-upaya yang dapat dilakukan oleh Infomedia sebagai perusahaan digital untuk mendukung langkah nyata ini,” ungkap Direktur Utama Infomedia Eddy Sofryano dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (13/8).


Kepala Balai Besar Pengelola TNGGP Sapto Aji Prabowo pun menyambut baik kerja sama dengan Infomedia.

“Kerja sama yang terjalin ini merupakan kerja sama Pentahelix di mana Infomedia sebagai salah satu elemen bisnis atau swasta juga turut berkontribusi besar dalam merawat lingkungan dan ekosistem di wilayahnya, TNGGP ini sendiri merupakan kawasan storage carbon serta sumber air bagi wilayah Jabodetabek,” ungkapnya.

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) adalah salah satu taman nasional di Indonesia yang mencakup dua gunung berapi aktif, yaitu Gunung Gede dan Gunung Pangrango, serta merupakan bagian dari ekosistem pegunungan yang kaya dengan keanekaragaman hayati.

Saat ini, kawasan dengan luas 24.000Ha tersebut merupakan kawasan yang menyangga kehidupan 30 juta orang yang menghasilkan 594 miliar liter air per tahun. Penanaman 1.000 pohon pada kawasan ini juga akan berdampak pada perbaikan kualitas udara serta mampu meningkatkan kemampuan hutan sebagai penyimpan karbon hingga 22.000 kilogram per tahun.

Konservasi dan perlindungan lingkungan di kawasan TNGGP yang kaya akan flora dan fauna, termasuk beberapa spesies langka dan endemik menjadi prioritas utama.

“Infomedia sebagai perusahaan digital, melihat kawasan ini sebagai wilayah krusial yang patut dijaga dan menjadi perhatian. Kerja sama dengan TNGGP menjadi salah satu bagian dari rencana strategis perusahaan dalam menerapkan program ESG sebagai bagian dari tanggung jawab dan kewajiban perusahaan,” lanjut Eddy.

Inisiatif ini juga melibatkan partisipasi masyarakat sekitar, yakni Kelompok Tani Hutan (KTH) Lembah Jari yang akan melaksanakan keseluruhan penanaman serta perawatan terhadap bibit-bibit pohon yang ditanam. Partisipasi aktif ini tentu akan dapat memberikan manfaat sosial bagi komunitas lokal. Melalui kolaborasi antara pihak perusahaan, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan program penanaman pohon ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjaga kelestarian TNGGP untuk generasi mendatang.

Sejalan dengan kesadaran global yang semakin meningkat akan dampak negatif aktivitas bisnis terhadap lingkungan serta konsumsi energi, Infomedia sebagai perusahaan yang terus berinovasi dalam mengedepankan teknologi digital untuk mendukung efisiensi dan efektifitas proses bisnis perusahaan, menyadari pentingnya investasi dalam teknologi dan praktiknya.

Eddy menambahkan, langkah nyata lainnya yang dilakukan perusahaan yakni melalui inovasi digital yang mampu mendukung penurunan emisi karbon.

“Ini sebagai cara untuk berkontribusi mendukung keberlanjutan lingkungan di masa yang akan datang,” jelas dia.

Infomedia secara bertahap melakukan implementasi Framework ESG (Environment, Social, & Governance) dengan digitalisasi proses bisnis perusahaan. Digitalisasi ini diterapkan dari proses pelayanan pelanggan, hingga proses back-office perusahaan seperti pada pengelolaan fungsi SDM, finance, dan pengadaan.

Salah satu implementasi digitalisasi proses bisnis yang telah secara optimal mengurangi penggunaan kertas dan tingkat polusi udara dari transportasi adalah penerapan Digital Nationwide proses rekrutmen dari pelanggan-pelanggan perusahaan.

Proses yang diikuti lebih dari 2,1 juta pelamar dari seluruh Indonesia ini dilakukan secara online pada keseluruhan prosesnya melalui platform Humanvue, sehingga menekan penggunaan transportasi yang setara dengan mengurangi 3195 ton emisi Co2. Praktik digitalisasi juga meminimalisir penggunaan kertas pada proses rekrutmen setara 4911 pohon dengan asumsi penggunaan kertas 10 lembar per pelamar.

“Kami akan terus mewujudkan kepedulian yang lebih terhadap lingkungan dalam cakupan yang lebih luas lagi. Di antaranya dengan memanfaatkan berbagai inovasi teknologi yang dikembangkan untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan ekosistem,” tutup Eddy.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya