Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Sempat Naik, Harga Minyak Dunia Lesu Lagi Gara-gara Permintaan China Turun

SELASA, 13 AGUSTUS 2024 | 13:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak dunia terpantau melemah pada perdagangan Selasa (13/8) sehingga mematahkan kenaikan harga minyak lima hari berturut-turut.

Seperti dikutip Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent tercatat turun 41 sen atau 0,5 persen ke 81,89 Dolar AS per barel.

Sementara itu harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 43 sen atau 0,5 persen menjadi 79,63 Dolar AS per barel.


Analis menyebut pelemahan harga minyak ini terjadi lantaran meningkatnya kekhawatiran investor terhadap permintaan minyak, setelah OPEC memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan minyak tahun ini imbas melemahnya ekonomi China.

Sebelumnya, Brent telah naik lebih dari 3 persen, sementara minyak mentah berjangka AS naik lebih dari 4 persen. 

Pemangkasan proyeksi permintaan itu merupakan yang pertama dilakukan OPEC sejak Juli 2023, karena melihat tanda melesunya permintaan minyak dari China akibat krisis sektor properti yang menghambat ekonomi negara tersebut.

Meski demikian, pelemahan itu masih bisa tertahan oleh konflik Timur Tengah yang makin meningkat terutama setelah Amerika Serikat (AS) bersiap menghadapi serangan signifikan yang mungkin dilakukan oleh Iran atau proksinya di wilayah tersebut secepatnya pada minggu ini.

Peningkatan ketegangan di Timur Tengah itu telah meningkatkan kekhawatiran pasar atas pasokan minyak mentah global dan meningkatkan harga. 

Pasalnya, serangan dapat menyebabkan Washington menerapkan embargo terhadap ekspor minyak mentah Iran, yang berpotensi mempengaruhi pasokan 1,5 juta barel per hari.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya