Berita

Tentara Israel/AA

Dunia

Tentara Pesimis, Israel Masih Jauh dari Kemenangan

SENIN, 12 AGUSTUS 2024 | 17:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Israel mengklaim serangan ofensifnya telah cukup di Jalur Gaza dan kemenangan sudah di depan mata, tetapi perwira militer yang mengetahui kondisi lapangan membantah pernyataan tersebut.

Dalam sebuah petisi, puluhan perwira cadangan Israel mengatakan bahwa apa yang dikatakan pejabat senior tentang perang yang akan segera berakhir dan transisi ke perlawanan yang lebih tenang tidaklah benar.

Menurut petisi yang ditandatangani lebih dari 100 tentara itu, Israel disebut masih jauh dari kemenangan.


“Pejabat senior militer berulangkali menyebut kemenangan sudah di depan mata dan mungkin saja untuk beralih ke tahap serangan terarah. Kami yang datang dari lapangan, tahu betul bahwa situasi masih jauh dari kemenangan," bunyi surat tersebut seperti dikutip dari Anadolu Ajansi pada Senin (12/8).

Para perwira militer mengatakan bahwa faksi perlawanan Palestina masih memiliki kemampuan lintas batas seperti UAV, pesawat tanpa awak peledak, dan mortir.

"Kondisi ini tidak menggambarkan kemenangan seperti yang digembar-gemborkan," tegasnya.

Pada bulan Februari, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa kemenangan sudah di depan mata.

Setidaknya 10.000 tentara Israel telah tewas dan terluka sejak pecahnya konflik Gaza pada 7 Oktober lalu.

Israel menghadapi kecaman internasional di tengah serangan brutalnya yang terus berlanjut di Gaza sejak serangan 7 Oktober 2023 oleh kelompok perlawanan Palestina Hamas.

Sejak saat itu, Israel telah menewaskan hampir 39.800 korban, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan melukai lebih dari 92.000 lainnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya