Berita

Logo Golkar/RMOL

Politik

Pertarungan Sesepuh Warnai Gonjang-ganjing Kursi Ketum Golkar

SENIN, 12 AGUSTUS 2024 | 15:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Imbas mundurnya Airlangga Hartarto dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar menimbulkan banyak polemik di tengah publik.

Polemik itu terkait sebab musabab mundurnya Airlangga hingga siapa calon ketua umum partai berlambang beringin tersebut.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menyatakan terkait siapa pengganti Airlangga tentu sudah diatur mekanismenya berdasarkan AD/ART Golkar.


Partai yang berdiri sejak 1964 itu rencananya akan menggelar Munas pada Desember 2024 mendatang.

Lanjut Jerry, munculnya nama Gibran Rakabuming Raka sebagai calon Ketua Umum Golkar tentunya sangat menggelitik di publik. 

“Gibran sudah berapa tahun jadi kader atau pengurus? Tunggu Munas bulan Desember. Bisa jadi untuk Plt akan dipegang Agus Gumiwang Kartasasmita sebelum pemilihan ketua yang baru,” kata Jerry dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (12/8). 

Menurut dia, peran dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan para sesepuh Golkar dalam perhelatan siapa sosok Ketua Umum Golkar sangat besar.

“Nah merarik karena akan ada tiga calon Ketum di tiga  gerbong Golkar. Ada kemungkinan Jokowi dan Gibran jika AD/ART dirubah maka akan besar kemungkinan. Atau Jokowi mengutus wakilnya seperti Bahlil Lahadalia atau ada orang Jokowi yang notabene pengurus Golkar,” bebernya.

Selain itu, sambungnya, bisa juga orang-orangnya Aburizal Bakrie seperti Bambang Soesatyo yang bakal dimajukan sebagai kandidat Ketum Golkar atau gerbong Agung Laksono. 

“Kalau gerbong Agung Laksono maka Agus Kartasasmita yang akan dimajukan sebagai calon Ketum Golkar,” tegasnya.

“Jadi organisasi sayap Golkar akan sangat menentukan seperti kekuatan AMPI, Kosgoro, MKGR, SOKSI. Dan juga paling menentukan siapa ketum Golkar mendatang ada ditangan 3 A, (yakni) Agung Laksono, Aburizal Bakrie dan Akbar Tanjung,” pungkas dia.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya