Berita

Rekaman drone FPV Hizbullah yang terbang menuju sistem Iron Dome Israel yang ditempatkan di lokasi militer Metulla, beberapa saat sebelum sistem tersebut dihancurkan, pada 14 Juni 2024/Hizbullah Media

Dunia

Pakai Drone dan Roket, Hizbullah Bombardir Pangkalan Militer Israel

SENIN, 12 AGUSTUS 2024 | 15:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangkaian operasi militer dilancarkan Hizbullah ke lokasi strategis milik militer Israel di wilayah pendudukan Palestina pada Minggu (11/8).

Hizbullah mengatakan, sembilan operasi militernya tepat sasaran dan semua itu dilakukan untuk mendukung rakyat Palestina yang menderita akibat kejahatan Israel.

Situs web Al-Mayadeen merinci serangan dan tergat Hizbullah. Pada pukul 07.30 pagi (waktu setempat), unit artileri Hizbullah menembaki pangkalan militer Israel al-Marj.


Kemudian, pada pukul 09.15 pagi, pejuang Hizbullah menyerang posisi yang digunakan oleh tentara pendudukan Israel di lokasi militer al-Raheb.

Pada pukul 10.50 pagi, Perlawanan menyerang sekelompok tentara pendudukan, melalui senjata roket yang tidak disebutkan, di lokasi militer Birket Risha.

Dua puluh menit kemudian, pejuang Hizbullah menyerang sekelompok tentara pendudukan Israel lainnya, kali ini di Barak Mitat.

Empat puluh lima menit setelah Minggu siang, pejuang Hizbullah menghancurkan perangkat mata-mata Israel yang dipasang di lokasi militer al-Malikiyah dengan pesawat nirawak pandangan orang pertama (FPV).

Pada pukul 03.05 sore, perangkat mata-mata Israel di lokasi militer Roueissat al-Alam di Perbukitan Kfar Chouba Lebanon yang diduduki juga dihancurkan oleh pejuang Perlawanan.

Kemudian, pada pukul 04.22 sore, Perlawanan menyerang lokasi Roueissat al-Alam untuk kedua kalinya dengan senjata roket yang tidak disebutkan.

Pejuang Hizbullah juga mengarahkan pesawat nirawak FPV lainnya, kali ini menargetkan posisi yang digunakan oleh tentara pendudukan Israel di lokasi militer al-Malikiyah.

Pukul 19.20, unit artileri Hizbullah menyerang kelompok tentara Israel lainnya di titik pertemuan al-Jirdah dekat perbatasan Lebanon-Palestina.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya