Berita

Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Benarkah Pengunduran Diri Airlangga Dipicu Barter Menteri?

SENIN, 12 AGUSTUS 2024 | 14:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mundurnya Airlangga Hartarto dari posisi Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar dianggap memunculkan 2 pertanyaan oleh publik. Yakni siapa yang mendorong Airlangga untuk mundur dan mengapa harus mundur?

Menurut pengamat politik dari Motion Cipta (MC) Matrix, Wildan Hakim, pengunduran diri Airlangga benar-benar mengagetkan jagat politik Indonesia. Sebab, baru kali ini terjadi ada Ketum partai besar menyatakan mundur menjelang transisi pemerintahan.

"Airlangga bisa mundur kapan saja sebagai Ketum. Namun keputusan politik yang diambil Airlangga kali ini memaksa publik bertanya-tanya. Mengapa harus mundur padahal Partai Golkar meraih kemenangan di Pemilu dan juga mendukung calon yang menang di Pilpres 2024. Kok sekarang Airlangga mundur pada saat Partai Golkar menang?" kata Wildan saat berbincang dengan RMOL, Senin (12/8).


Lanjut dia, jika menilik video pernyataan mundur yang beredar, Airlangga terlihat tidak rileks dan terkesan berada dalam tekanan. Situasi yang diperlihatkan tentu menimbulkan pertanyaan spekulatif.

"Ada dua pertanyaan penting yang mengemuka. Pertama, siapa yang mendorong Pak Airlangga ini untuk mundur. Kedua mengapa harus mundur. Kedua pertanyaan ini mungkin tidak akan terjawab sampai nanti pasca pelantikan Prabowo-Gibran pada 20 Oktober 2024. Seluruh politikus Partai Golkar akan tutup mulut. Kecuali politikus yang tidak berpihak kepada Airlangga Hartarto," terang Wildan.

Dugaan awal yang mengemuka kata dosen ilmu komunikasi Universitas Al Azhar Indonesia ini, Airlangga tersandera dengan kasus yang pernah membelit dirinya. 

Pasalnya, pada Juli 2023 lalu, Airlangga sempat diperiksa Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan korupsi izin ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan turunannya, termasuk minyak goreng pada periode 2021-2022.

"Gerak politik Airlangga selaku Ketum Partai Golkar tentu tersandera dengan kasus tersebut. Terlebih di dalam tim transisi pemerintahan, ada nama Jaksa Agung ST Burhanuddin. Kalkulasi politiknya harus makin cermat," jelasnya.

Bahkan sambungnya, bisa jadi pengunduran diri Airlangga dipicu oleh barter posisi atau jabatan menteri di Kabinet Prabowo-Gibran nanti. 

Menurut info yang beredar, partai berlambang beringin ini akan mendapatkan kursi menteri yang dibarter dengan pengunduran diri Airlangga Hartarto.

"Publik Indonesia harus bersabar sampai dengan 21 Oktober 2024 nanti. Yakni saat presiden terpilih Prabowo Subianto mengumumkan jajaran kabinetnya," pungkas Wildan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya