Berita

Kebersamaan Anies Baswedan bersama PKS/RMOL

Politik

PKS Capek 10 Tahun Oposisi, Pilih Tinggalkan Anies

SENIN, 12 AGUSTUS 2024 | 11:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kemungkinan meninggalkan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta, dan memilih merapat ke barisan Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Analis politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin berpendapat PKS meninggalkan Anies Baswedan karena sudah lelah menjadi oposisi.

"PKS capek dan lelah jadi oposisi ya selama satu dasawarsa, selama dua periode Jokowi," kata Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Senin (12/8).


"Jadi oposisi enggak enak, dikerjain, enggak dapat uang, akhirnya kekuasaan yang sifatnya berbasis kepentingan, dan pragmatisnya, bisa berubah haluan," sambungnya.

Ujang mengatakan, PKS berpikir pragmatis sejak lama namun puncaknya tampak dalam Pilkada 2024 ini.

"Saya sih melihat PKS lebih rasionalis lebih realistis dan lebih pragmatis dalam konteks kekuasaan dan ini sebetulnya sudah berjalan lama. Ini momentumnya saja, sangat kelihatan jelas soal Pilkada Jakarta," kata Ujang.

Menurutnya, PKS tidak masalah dirujak habis-habisan di sosial media, lantaran memiliki akar rumput dan simpatisan yang loyal terhadap partainya.

"Jadi kalau ada hastag ramai di Twitter bagi PKS itu biasa, karena PKS punya segmen pemilih sendiri, punya kader yang loyal, pemimpin yang loyal, segmen yang terjaga di konstituennya," kata Ujang.

Ia menambahkan di beberapa wilayah PKS sudah merapat ke KIM. Tinggal menanti gongnya di Pilkada Jakarta, apakah tetap bersama Anies atau merapat ke KIM.

"Di Banten PKS gabung KIM, kadernya Pak Dimyati jadi cawagub. Di Sumut, juga. Bisa jadi manti di Jateng, dan Jabar," tutup Ujang.



Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya