Berita

Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia menemui Presiden Joko Widodo/Ist

Politik

Satu Hari Jelang Airlangga Mundur, Bahlil Temui Jokowi

MINGGU, 11 AGUSTUS 2024 | 18:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mundurnya Airlangga Hartarto dari jabatan ketua umum Partai Golkar mengejutkan banyak pihak karena sangat mendadak.

Belakangan diketahui satu hari sebelum Airlangga mundur, politikus Golkar Bahlil Lahadalia menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta.

Pertemuan Bahlil dengan Jokowi itu pun menimbulkan banyak spekulasi. Banyak yang menduga keduanya membahas soal posisi ketua umum Golkar. 


Berdasarkan foto yang diterima redaksi, keduanya duduk di salah satu kursi di sudut Istana. Keduanya tampak begitu intens bicara setelah salat Jumat (9/8).

Menurut Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Mohammad Anas RA, posisi ketua umum Golkar  memang sangat seksi, sehingga siapa pun berminat menguasai partai berlambang pohon beringin tersebut.

"Bahlil miliki syahwat politik pimpin Golkar, manuver ini sejak lama bergulir," kata Anas kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu (11/8).

Terkait siapa yang layak menjadi pengganti Airlangga Hartarto, Anas menyebut kultur kepemimpinan Golkar mengisyaratkan figur yang pernah di pemerintahan.

"Jika di internal baik kader aktif dan kader tidak aktif maka Bahlil masuk kategori itu, jika mengarah figur eksternal maka Presiden Jokowi juga berpeluang," tandasnya.

Anas menegaskan, siapa pun yang akhirnya terpilih, akan memiliki tugas berat untuk memimpin partai ini menuju kemenangan dalam kontestasi politik ke depan.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya