Berita

Balon sampah Korea Utara/CNN

Dunia

Korut Kirim 240 Balon Sampah Baru ke Korsel

MINGGU, 11 AGUSTUS 2024 | 13:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ratusan balon sampah kembali terbang dari wilayah perbatasan Korea Utara ke arah Korea Selatan.

Kepala Staf Gabungan (JCS) Seoul menerima laporan bahwa Pyongyang kembali melancarkan propaganda balon sampah sejak Sabtu sore (10/8) hingga Minggu pagi (11/8).

"JCS telah mengidentifikasi sekitar 240 balon yang diluncurkan oleh Korea Utara dan sekitar sepuluh di antaranya mendarat di Provinsi Gyeonggi utara di Selatan," ungkap laporan tersebut, seperti dimuat KBS News.


Dikatakan sangat sedikit balon yang mendarat di Korea Selatan, karena Korea Utara tampak memaksa tetap menerbangkannya padahal angin bertiup ke arah utara.

JCS mengungkap, balon-balon yang ditemukan sebagian besar membawa potongan-potongan kertas dan plastik, tetapi tidak ada bahan berbahaya.

Ini menandai peluncuran balon berisi sampah kesebelas Korea Utara tahun ini.

Terakhir kali Korea Utara mengirim balon pembawa sampah ke Korea Selatan adalah pada 24 Juli, dengan beberapa balon mendarat di halaman kantor kepresidenan di Distrik Yongsan, Seoul.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Penegakan Hukum Sengketa Perubahan Legalitas Soksi Tak Boleh Tebang Pilih

Senin, 18 Mei 2026 | 00:23

MUI Lega Sidang Isbat Iduladha Tak Munculkan Perbedaan

Senin, 18 Mei 2026 | 00:04

Rombongan Trump Buang Semua Barang China, Pengamat: Perang Intelijen Masuk Level Paranoia Strategis

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:34

GEM Kembangkan Ekosistem Industri Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:13

Data Besar, Nasib Berceceran

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:00

Bobotoh Penuhi Jalanan Kota Bandung, Otw Hattrick Juara!

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:40

Relawan: Maksud Prabowo Soal Warga Desa Tak Pakai Dolar Baik

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:12

Bagaimana Nasib Jakarta Setelah Putusan MK?

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:44

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00

BNI: Kemenangan Leo-Daniel Hadiah Istimewa untuk Rakyat Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 | 20:41

Selengkapnya