Berita

Ketua Umum Partai Golkar Arief Poyuono/Ist

Politik

Arief Poyuono: Isu Airlangga Mundur untuk Jatuhkan Jokowi

MINGGU, 11 AGUSTUS 2024 | 12:57 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN, Arief Poyuono menanggapi kabar soal mundurnya Airlangga Hartarto dari kursi ketua umum Partai Golkar.

Arief mengatakan, isu ini sengaja ditiupkan karena ada upaya untuk menjatuhkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi di akhir masa jabatannya, dan membatalkan pelantikan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dengan cara gerakan oknum-oknum petinggi Golkar yang menginginkan Munaslub Golkar.

"Ini akibat kedekatan Golkar dibawah kepemimpinan Airlangga Hartarto selama 2 periode dengan Jokowi dan juga dengan Prabowo Subianto," kata Arief dikutip Minggu (11/8).


Karena, sambung Arief, banyak elite oknum Golkar yang tidak menginginkan Airlangga Hartarto membuat keputusan untuk  Golkar mengusung Prabowo Subianto pada Pilpres 2024, dimana mereka lebih ingin mengusung Anies Baswedan 

"Tujuan oknum elite Golkar yang menginginkan Munaslub  untuk menyandera pemerintahan yang akan dipimpin Prabowo Subianto dan mungkin saja nanti digunakan untuk melengserkan Prabowo Subianto jika krisis ekonomi menghantam Indonesia," demikian Arief.



Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya