Berita

Ilustrasi Foto/Ist

Bisnis

Telkom Bantu Maksimalkan Aplikasi Sistem Keamanan Lewat EazyCam

MINGGU, 11 AGUSTUS 2024 | 04:11 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dalam upaya mencegah kriminalitas, memilih CCTV yang mampu memberikan keamanan maksimal dan mudah digunakan kini menjadi prioritas. 

Antares Eazy yang merupakan sebuah platform dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berbasis Internet of Things (IoT) kini memberikan layanan otomatisasi dalam sistem keamanan. Salah satu solusi yang dihadirkan Antares Eazy adalah IoT device bernama EazyCam.

EazyCam merupakan IP Camera dengan layanan penyimpanan berbasis cloud untuk memaksimalkan sistem keamanan penggunanya. Layanan ini menjadi alternatif media penyimpanan tradisional seperti SD Card yang memiliki keterbatasan kapasitas penyimpanan. 


Solusi tersebut dapat diakses melalui satu aplikasi terintegrasi yang memudahkan pengguna.

Selain itu, cloud recording yang ada di EazyCam juga memungkinkan rekaman yang disimpan di cloud dapat diakses dari perangkat apa pun yang tersambung ke internet, serta dapat dengan mudah dibagikan kepada pengguna lain saat diperlukan. 

Cara ini juga meminimalisir risiko rekaman hilang berkat fitur pencadangan otomatis. Keamanan data pribadi pengguna juga lebih terjamin, sebab semua rekaman tersimpan pada penyimpanan private cloud server milik Telkom di Indonesia.

Tak hanya itu, platform Antares Eazy juga dapat diintegrasikan dengan berbagai perangkat pintar mulai dari CCTV, smart lamp, smart plug, hingga smart door sensor, yang dapat dioperasikan cukup dalam satu aplikasi.

“Telkom berkomitmen untuk menghadirkan platform digital cerdas berkelanjutan yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia. Kehadiran Antares Eazy menjadi salah satu realisasi kami mewujudkan komitmen tersebut. Tidak hanya mengoptimalisasi sistem keamanan yang dapat diakses di satu aplikasi, penggunaan Antares Eazy juga mengakselerasi kedaulatan digital di seluruh elemen masyarakat,” kata EVP Digital Business and Technology Telkom Komang Budi Aryasa dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu (10/8).

SMA Negeri 1 Kedungwuni, Pekalongan, Jawa Tengah, telah merasakan manfaat penggunaan EazyCam IP Camera. Kepala Sekolah SMAN 1 Kedungwuni, Indah Muslichatun, mengatakan bahwa sebelum menggunakan EazyCam perangkat CCTV yang dipakai sekolahnya relatif tidak efisien saat digunakan untuk pemantauan. 

Padahal CCTV memiliki peran penting dalam sistem keamanan di sekolah agar para siswa terhindar dari kasus perundungan (bullying), serta menekan kriminalitas di lingkungan sekolah.

“Penggunaan EazyCam IP Camera sangat praktis karena cukup dilakukan di dalam satu aplikasi. Penyimpanan yang besar berbasis cloud juga membuat kami lebih nyaman dan hemat. Kami bisa memantau keadaan sekolah dari mana saja dan kapan saja sehingga dapat menekan kasus bullying dan kriminalitas di sekolah,” tutur Indah.

Penggunaan Antares Eazy sebagai bagian dari umbrella brand Leap Telkom Digital, juga turut mendorong terciptanya lingkungan yang lebih ramah bagi kehidupan. Sebab, inovasi pengontrolan perangkat yang mudah di satu aplikasi Antares Eazy, membuat konsumsi listrik dari alat-alat elektronik yang digunakan semakin lebih efisien. 

Inovasi yang dilakukan Antares Eazy juga telah diakui keunggulannya dan telah mendapat penghargaan sebagai “Product of The Year 2024” yang diberikan oleh Majalah MIX Marcomm. Antares Eazy unggul dalam dua kategori sekaligus, yaitu kategori Most Engaging Product in Disruptive Product Innovation dengan predikat Very Good dan kategori Disruption Innovation.

Hingga saat ini, aplikasi Antares Eazy telah di-install oleh puluhan ribu pengguna di App Store dan Play Store. Ratusan pelanggan merasa senang dan puas dalam penggunaan EazyCam dibandingkan IP camera sejenis dengan merk lainnya. Tidak hanya Antares Eazy, Leap Telkom Digital juga memayungi berbagai produk dan layanan digital Telkom lainnya yang dapat dilihat di tautan berikut https://leap.digitalbisa.id/our-product.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya