Berita

Nasabah bank bjb beruntung mendapatkan hadiah ratusan juta rupiah saat Undian Simpeda di Pontianak/Ist

Bisnis

Menang Undian Simpeda, Nasabah bjb Dapat Ratusan Juta Rupiah

SABTU, 10 AGUSTUS 2024 | 09:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) menggelar penarikan undian nasional tabungan Simpeda Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPDSI) Periode I Tahun XXXV 2024 di Pontianak pada 7-9 Agustus 2024.

Penarikan undian nasional ini turut dihadiri Direktur Utama, Direktur Pemasaran, dan pejabat eksekutif BPD se-Indonesia.
 
Dirut bank bjb sekaligus Ketum Asbanda, Yuddy Renaldi menekankan, layanan perbankan membutuhkan inovasi dan pengembangan digitalisasi.


"Digitalisasi layanan perbankan tidak hanya membantu bisnis bank tumbuh berkelanjutan, tetapi juga mendukung program-program pemerintah daerah," ujar Yuddy dalam keterangannya, Sabtu (10/8).

Yuddy menambahkan, BPD harus terus berinovasi untuk tetap relevan di tengah perkembangan teknologi. Sebab, BPD merupakan kunci penopang pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah di berbagai sektor.

"Kuatnya hubungan antara bank dengan Pemda turut menyukseskan transformasi digital yang dilakukan, termasuk memperkuat sistem untuk menangkal cyber crime," tegas Yuddy.

Dalam penarikan undian nasional Simpeda, turut digelar kegiatan seminar nasional yang mengangkat tema Ancaman Cyber Crime di Era Digital bagi BPD Se-Indonesia.
 
Saat ini, bank bjb telah menerapkan anti-fraud management system dan berbagai macam teknologi keamanan, seperti sistem keamanan berlapis (multi-layer security) dan sistem keamanan siber (cyber security) untuk memproteksi keamanan dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi digital.

Adapun undian nasional tabungan Simpeda menyediakan total hadiah hingga Rp6 miliar setiap tahun dengan dibagi dalam dua periode. Setiap periode menyediakan hadiah sebesar Rp3 miliar.

Salah satu nasabah bank bjb berhasil memenangkan hadiah ke-2 sebesar Rp100 juta. Kemudian dua nasabah bank bjb juga mendapat hadiah ke-3 Rp50 juta.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya