Berita

Ketua KNPI Sarmi, Billy F Kreuw (kedua dari kanan) berjabat tangan dengan Yanni/Ist

Politik

PILKADA PAPUA 2024

Ketua KNPI Optimis Sarmi Bisa Lebih Maju di Tangan Yanni

SABTU, 10 AGUSTUS 2024 | 08:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) meyakini Kabupaten Sarmi bisa menjadi barometer kemajuan Papua di masa datang.

Keyakinan itu digantungkan Ketua KNPI Sarmi, Billy F Kreuw kepada kandidat calon Bupati Sarmi, Yanni yang berpotensi maju di Pilkada Serentak 2024 bulan November mendatang.

"Setelah mendengar dan berdiskusi terkait visi dan pandangan politik, saya menilai program-program Ibu Yanni brilian dan memiliki wawasan jauh ke depan untuk membangun Sarmi," ujar Billy dalam keterangannya, Sabtu (10/8).


Menurut Billy, Yanni cukup komunikatif dan mau mendengar masukan dalam memperhatikan masa depan pemuda Sarmi. Oleh karena itu, ia mengimbau para pemuda tetap berjiwa nasionalis dan mendukung penuh pelaksanaan Pilkada Sarmi. 

"Kami, sebagai bagian dari sistem yang bersinergi dengan Pemda, TNI, dan Polri bangga karena Yanni adalah salah satu kader Gerindra pimpinan Prabowo Subianto," sambungnya.

Lebih jauh, Ketua KNPI Sarmi berharap Yanni bisa menggandeng Jemmi Maban sebagai calon wakil bupati. Sebagai bagian dari masyarakat adat, Billy merasa bangga jika Jemmi Maban dipinang. 

"Setiap muncul persoalan di daerah, Pak Jemmi harus mampu memfilter sebelum naik ke meja Ibu Yanni," ujar Billy.

Billy juga menekankan pentingnya kerja sama yang baik antara bupati dan wakil bupati ke depan, berkaca dari pengalaman pemerintahan sebelumnya di mana bupati dan wakil bupati sering kali berjalan sendiri-sendiri. 

"Kami berharap Pak Jemmi bisa lebih banyak tinggal di Sarmi, berbaur dengan masyarakat, dan menyosialisasikan niat baiknya sebagai putra asli Sarmi untuk membangun daerah," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya