Berita

Penandatanganan nota kesepahaman (MOU) antara Masjid Istiqlal dengan Le Minerale yang dilaksanakan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (9/8)/Ist

Bisnis

Gandeng Le Minerale, Masjid Istiqlal Dukung Kemajuan Produk Indonesia

SABTU, 10 AGUSTUS 2024 | 01:41 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Masjid Istiqlal kini secara resmi menggandeng Le Minerale berkolaborasi untuk mendukung kemajuan produk asli milik Indonesia. Peresmian kolaborasi ini disepakati oleh kedua belah pihak dalam penandatanganan nota kesepahaman (MOU) yang dilaksanakan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (9/8).
 
Sebagai ikon masjid Indonesia, Istiqlal bukan hanya menjadi panutan umat Islam dalam urusan agama, namun mengambil peran sebagai wadah kebangsaan. Oleh karenanya, kerjasama ini mendukung untuk mencintai produk Indonesia termasuk kemajuan produk asli milik Indonesia.
 
Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. mengatakan pihaknya terus berkomitmen dalam mendorong produk asli Indonesia. 


“Kita kan dianjurkan, mari kita mencintai Indonesia, mari mencintai produk dalam negeri, mari kita mencintai karya-karya penuh dari orang Indonesia,” ujar Nasaruddin.
 
Masjid Istiqlal menggandeng Le Minerale untuk memberikan berbagai kontribusi dan dampak yang positif. Tak hanya memberangkatkan umroh marbot Istiqlal dan beasiswa bagi anak marbot Istiqlal.

Le Minerale juga akan melakukan peremajaan pusat kuliner Istiqlal, Jumat Berkah yang merupakan pembagian makan siang gratis bagi mereka yang membutuhkan di lingkungan Istiqlal dan Ramadhan Festival, acara kajian, bazaar dan kuliner untuk memeriahkan bulan suci Ramadhan.
 
“Tentu kita wajib berterima kasih pada semua pihak yang mau bekerjasama dengan Istiqlal, khususnya untuk Le Minerale. Bukan hanya satu orang yang diumrahkan tapi ternyata jumlahnya banyak. Ini supaya menjadi perhatian kita semuanya. Mari kita gerakan positifnya Istiqlal,” tutup Nasaruddin.
 
Inisiatif ini juga diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat dan masjid-masjid lainnya untuk menebarkan kebaikan yang bisa bermanfaat bagi Istiqlal dan Indonesia.
 
Dalam acara ini turut hadir pula, Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Arif Fahrudin. Arif mengatakan, Le Minerale adalah produk anak negeri. 

“Sudah cocok Masjid Istiqlal bekerjasama dengan Le Minerale yang merupakan produk dalam negeri,” kata Arif.
 
Dia berpendapat, Indonesia jangan tergantung dengan produk asing terlebih pihak asing yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan dan kemerdekaan. 

Sebagai informasi, baru-baru ini Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan Fatwa Fatwa MUI No 14/Ijtima' Ulama/VIII/2024 tentang 'Prioritas Penggunaan Produk Dalam Negeri' yang menghimbau masyarakat Indonesia untuk memilih produk milik Indonesia untuk mendukung kemandirian dan kemajuan Indonesia.
 
“Kalau kata bung Karno, Indonesia harus berdikari secara ekonomi politik dan budaya. Berdasarkan amanat undang-undang 1945 dan konstitusi Indonesia bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa oleh karena itu segala penjajahan di atas dunia harus dihapuskan maka kemandirian ekonomi harus sejalan dengan amanat konstitusi Indonesia. Produk nasional jadi jelas tidak mendukung penjajahan dan tidak mendukung pihak-pihak yang melegitimasi penjajahan dan agresi di muka bumi ini,” jelas Arif.
 
Sebagai perusahaan asli milik Indonesia, Le Minerale secara berkesinambungan melakukan berbagai upaya untuk memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa, terutama dalam bidang ekonomi, sosial dan juga lingkungan.
 
Di kesempatan yang sama, Marketing Director Le Minerale, Febri Satria Hutama  pun menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Masjid Istiqlal. 

“Sebagai produk asli milik Indonesia, Le Minerale merasa sangat terhormat dipilih untuk menjadi air mineral resmi yang akan ada di setiap kegiatan masjid Istiqlal, yang merupakan masjid negara, ikon, dan kebanggaan umat muslim Indonesia,” ungkap Febri.
 
Selain itu, Le Minerale menyatakan komitmennya untuk menjalankan bisnis sesuai dengan nilai-nilai pancasila dan kebangsaan, dan berusaha untuk menginspirasi generasi Indonesia untuk memiliki nilai dan norma kebangsaan yang kuat.
 
“Nah, ini tentunya sejalan dengan prinsip kami, nilai-nilai yang kami junjung di Le Minerale sebagai perusahaan asli milik Indonesia. Tentunya kami ingin memajukan masyarakat Indonesia dan juga lingkungan yang ada di sekitar kita,” tutup Febri.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya