Berita

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar/RMOL

Politik

Cak Imin Suruh Gus Ipul Belajar Konstitusi Lagi

KAMIS, 08 AGUSTUS 2024 | 18:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf diminta belajar lagi terkait konstitusi.

Hal itu disampaikan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar merespons pernyataan Saifullah Yusuf atau Gus Ipul yang mengkritik pembentukan Pansus Haji 2024.

Cak Imin, sapaan Ketum PKB menyebutkan, Pansus Haji 2024 merupakan hasil kesepakatan rapat yang melibatkan berbagai fraksi di DPR RI.


"Pertama kali memutuskan perlunya Pansus Haji itu dalam rapat di Makkah oleh semua anggota DPR dari berbagai Fraksi yang dipimpin Wakil Ketua DPR Golkar, Pak Lodewijk dan dihadiri oleh Yaqut sebagai Menteri Agama," kata Cak Imin dikutip dari akun X miliknya, Kamis (8/8).

Cak Imin mengingatkan kepada semua pihak, termasuk PBNU, untuk memahami dan belajar lebih dalam tentang konstitusi serta mekanisme kerja di DPR.

Sebab semua keputusan yang diambil dalam pembentukan Pansus Haji sudah sesuai dengan konstitusi dan aturan yang berlaku.

"Belajarlah dikit konstitusi," sindir Cak Imin.

Gus Ipul sebelumnya mengomentari pembentukan Pansus Haji 2024 yang turut disuarakan Cak Imin. Menurut Gus Ipul, persoalan penyelenggaraan haji seharusnya bisa dibicarakan terlebih dahulu di internal PKB.

Apalagi, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas juga berstatus sebagai pengurus PKB.

"Gus Yaqut itu kan juga ketua DPP PKB, wakilnya Cak Imin. Kan tinggal mereka saja urusannya.Tinggal panggil Gus Yaqut kan. Masa ketua umumnya sama ketuanya gegeran (ribut) sendiri," kata Gus Ipul di kantor PBNU, Jakarta, Rabu (7/8).

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya