Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Cadangan AS Melemah, Harga Minyak Dunia Naik 2 Persen

KAMIS, 08 AGUSTUS 2024 | 09:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak naik lebih dari 2 persen pada Rabu (7/8) Waktu New York. 

Minyak mentah berjangka Brent ditutup naik 1,85 Dolar AS, atau 2,42 persen, menjadi 78,33 Dolar AS per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 2,03 Dolar AS, atau 2,77 persen, menjadi 75,23 Dolar AS.

Cadangan minyak AS turun untuk pekan keenam beruntun, merosot 3,7 juta barel menjadi 429,3 juta barel pekan lalu. Penurunan yang terjadi melampaui ekspektasi para analis penurunan 700.000 barel.


Selain penurunan cadangan minyak AS, harga minyak dunia juga terpengaruh meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah.

Analis di Price Futures Group, Phil Flynn, mengatakan pasokan minyak mentah berada di bawah rata-rata sepanjang tahun ini. Pasokan sangat terbatas. 

Produksi yang lebih rendah di ladang minyak Sharara yang berkapasitas 300.000 barel per hari (bpd) di Libya juga menambah kekhawatiran tentang kekurangan pasokan.

Perusahaan Minyak Nasional Libya (NOC) mengumumkan force majeure di ladang minyak Sharara mulai 7 Agustus. Mereka akan mulai mengurangi produksi di ladang tersebut secara bertahap karena adanya protes.

Ketegangan di Timur Tengah juga terus memicu kekhawatiran pasokan.

Mendukung pandangan permintaan yang bearish, data perdagangan Tiongkok, importir minyak mentah terbesar di dunia, menunjukkan bahwa impor minyak mentah harian pada bulan Juli turun ke level terendah sejak September 2022.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya