Berita

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu/Indy100

Global

Ke Pejabat AS, Israel Ngaku Bunuh Haniyeh

RABU, 07 AGUSTUS 2024 | 18:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Laporan Washington Post pada Rabu (7/8), mengungkap bahwa Israel telah mengakui pembunuhan yang dilakukan terhadap petinggi Hamas Ismail Haniyeh di Teheran 31 Juli lalu.

Menurut tiga sumber anonim yang mengetahui pembicaraan di Gedung Putih, Israel segera melaporkan keberhasilan mereka membunuh Haniyeh kepada pejabat AS.

Meskipun di muka publik Tel Aviv cenderung diam dan tidak menanggapi tuduhan Hamas maupun Iran.


"Meskipun Israel menolak mengomentari pembunuhan Haniyeh, Israel segera memberi tahu pejabat AS bahwa mereka bertanggung jawab," ungkap laporan tersebut.

Begitu mengetahui Israel terlibat, pejabat AS murka karena tindakan gegabah itu akan semakin mempersulit upaya gencatan senjata yang mereka lakukan.

"Pejabat Gedung Putih menanggapi dengan terkejut dan marah atas pembunuhan Haniyeh pada 31 Juli," tambahnya lagi.

Dikatakan bahwa AS juga marah karena Israel tidak memberi tahu mereka sebelum meluncurkan operasi lain untuk membunuh Hezbollah, Fuad Shukr.

Laporan Washington Post menunjukkan bahwa di balik layar ada ketegangan antara pemerintah AS dan Israel, sebab Tel Aviv terus mengambil langkah sepihak dalam konflik yang telah menewaskan hampir 40.000 warga Palestina sejak serangan Hamas pada 7 Oktober.

Iran dan Hamas menuduh Israel melakukan pembunuhan Haniyeh, tetapi Tel Aviv belum mengonfirmasi atau membantah bertanggung jawab.

Beberapa jam sebelumnya, Israel membunuh komandan militer senior Fuad Shukr dalam serangan udara di Beirut.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya