Berita

Pesawat KJ-500 milik AU Tiongkok yang ikut dalam operasi di sekitar wilayah udara Taiwan.

Dunia

Tiongkok Terus Melanggar, Taiwan Terus Protes

SELASA, 06 AGUSTUS 2024 | 06:59 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Taiwan benar-benar disibukkan oleh kehadiran pesawat tempur dan kapal perang Republik Rakyat Tiongkok di dekat wilayah udara maupun laut mereka. Tidak jarang, pesawat tempur dan kapal perang Tiongkok itu melewati garis median perbatasan kedua negara. 

Setiap kali ada pelanggaran, Taiwan selalu mengecam. Namun, kecaman dan kemarahan Taiwan itu seperti tidak ada artinya sama sekali bagi Tiongkok. 

Akhir pekan lalu Taiwan kembali mendeteksi kehadiran pesawat tempur dan kapal perang Tiongkok. Kali ini menurut Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan terjadi lonjakan aktivitas Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) Tiongkok di dekat Selat Taiwan. Lebih dari 28 pesawat tempur Tiongkok termasuk J-16 dan KJ-500 terdeteksi pada hari Sabtu (3/8).


Menurut Kementerian, 27 pesawat PLA melanggar garis tengah, memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) Taiwan di utara, tengah, barat daya, tenggara, dan timur.

Sejauh ini yang dapat dilakukan pihak militer Taiwan hanya sekadar memantau situasi dengan saksama dan menanggapi serangan tersebut.

"Secara keseluruhan 28 pesawat #PLA dalam berbagai jenis (termasuk J-16, KJ-500, dll.) terdeteksi sejak pukul 07.50 hari ini. Dari jumlah tersebut, 27 melintasi garis tengah Selat #Taiwan dan memasuki ADIZ utara, tengah, barat daya, tenggara, dan timur,” tulis Kemenhan Taiwan di akun X milik mereka.

Sebelumnya, Taiwan juga mengatakan mendeteksi 18 pesawat AU dan 13 kapal AL Tiongkok hingga pukul 6 pagi waktu setempat pada hari Sabtu.

Menurut Kementerian, 11 pesawat PLA melanggar garis tengah, memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) barat daya Taiwan. Militer Taiwan memantau situasi dengan saksama dan segera menanggapi serangan tersebut. 

Ketegangan antara Tiongkok dan Taiwan memasuki babak baru setelah pada 30 Juli lalu Presiden Taiwan Lai Ching-te mengatakan Tiongkok salah menafsirkan resolusi PBB untuk membenarkan kegiatan militernya terhadap Taiwan.

Ia mengecam Tiongkok atas interpretasi yang tidak akurat terhadap Resolusi PBB 2758. Tiongkok dinilai mengaitkannya dengan prinsip "Satu Tiongkok" secara tidak tepat.

Saat berpidato pada pertemuan puncak tahunan Aliansi Antar-Parlemen tentang Tiongkok (IPAC) di Taipei baru-baru ini, Lai mengatakan bahwa langkah ini tidak hanya bertujuan untuk "membangun dasar hukum bagi agresi militer Tiongkok terhadap Taiwan" tetapi juga untuk menghalangi upaya Taiwan untuk berpartisipasi dalam organisasi internasional.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya