Berita

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah/RMOL

Politik

Said Abdullah Benarkan Hubungan Megawati dengan Jokowi Baik-baik Saja

SELASA, 06 AGUSTUS 2024 | 17:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Hubungan pribadi antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ternyata tak seburuk yang diduga publik. Hingga saat ini hubungan mereka baik-baik saja. 

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah menegaskan, Megawati tidak pernah mengeluarkan pernyataan negatif, baik langsung maupun tidak langsung, terhadap Jokowi.

"Selama ini Ibu Megawati itu tidak pernah mengeluarkan statement langsung kepada Bapak Presiden Jokowi maupun tidak langsung. Tidak pernah Ibu mengatakan itu," ujar Said Abdullah kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/8).


Said Abdullah juga menekankan, meskipun ada perbedaan kebijakan, hal itu tidak mempengaruhi hubungan pribadi antara Megawati dan Jokowi. 

“Bahwa ada kebijakan realitas yang berbeda kita semua tahu. Tapi langsung antara Presiden Jokowi dengan Ibu Megawati sebagai Ketua Umum (PDIP) itu tidak pernah terjadi," tambahnya.

Menanggapi isu tentang Jokowi yang diduga memiliki niat untuk 3 periode, Said Abdullah menyatakan bahwa Megawati selalu menjaga konsistensi dalam konteks ketatanegaraan dan demokrasi. 

“Ketika masalah masuk di persoalan ketatanegaraan dan demokrasi, maka Ibu akan selalu menjaga itu. Ibu akan konsisten," jelas Ketua Badan Anggaran DPR RI ini.

Ditambahkan Said Abdullah, Megawati mengingatkan semua pihak untuk taat pada konstitusi dan tidak mencoba mengubahnya. 

“Artinya apa? Bahwa ayolah kita semua taati konstitusi kita. Jangan utak-atik konstitusi. Kan itu saja pesan klirnya yang mau disampaikan,” tuturnya.

Said Abdullah kembali menggarisbawahi bahwa hubungan antara Megawati dan Jokowi tetap baik. 

"Benar baik," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya