Berita

Ilustrasi Pemilu 2024/RMOLNetwork

Politik

Bacaan Analis dalam Dinamika Pilgub Sejumlah Provinsi Papua

SELASA, 06 AGUSTUS 2024 | 16:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peta politik di Papua cenderung dinamis jelang Pemilihan Gubernur di sejumlah provinsi.

"Konfigurasi politik di setiap provinsi di Papua menggambarkan kekhasannya sendiri-sendiri," kata analis politik dari Universitas Paramadina, Herdi Sahrasad dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/8).

Misalnya di Pilgub Papua Pegunungan. Herdi mengurai ada kompetisi antara bakal calon John Tabo dan Befa Yigibalom.


John Tabo telah memastikan wakilnya adalah Ones Pahabol dan sudah mengantongi rekomendasi dari Golkar dan Demokrat. Sedangkan Befa Yigibalom mengantongi rekomendasi dari Nasdem, PKS, dan Perindo.

Herdi berpandangan, dukungan Partai Gerindra kepada bakal Cagub John Tabo akan menguatkan soliditas Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan berpotensi meraih kemenangan.

"Ajakan Wasekjen DPP Golkar Dereck Loupatty kepada Gerindra untuk bergabung mengusung John Tabo paling rasional dan menunjukkan soliditas KIM," sambung Herdi.

Dukungan KIM kepada John Tabo dinilai rasional karena dikenal sebagai sosok yang bekerja keras untuk pemenangan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024. Sebagai ketua tim pemenangan di Papua Pegunungan, Tabo telah memobilisasi sumber daya secara efektif hingga berhasil meraih dukungan luas di daerah tersebut.

"Dukungan KIM terhadap John Tabo bukan hanya keputusan yang strategis, tetapi juga langkah paling adil dan berkelanjutan untuk masa depan politik di Papua Pegunungan," ujar Herdi.

Sementara itu, Herdi memprediksi akan ada perubahan strategi dari kubu Befa Yigibalom, yakni running mate switch, yaitu mengganti calon wakil agar lebih kompetitif.

Penggantian calon wakil dalam politik praktis adalah strategi yang biasa digunakan untuk meningkatkan peluang kemenangan, merespons perubahan situasi, atau mengatasi masalah yang muncul.

Strategi baru Befa ini sangat beralasan mengingat Natan Pahabol dinilai tidak akan menyumbang elektoral signifikan karena ketokohannya masih di bawah Ones Pahabol.

Meski Natan merupakan kader Gerindra, tapi resistensi terhadapnya di internal sangat kuat jika digandeng Befa. Hal itu akibat persaingan keras di Pilpres kemarin dimana Befa berada di kubu 1 berhadapan dengan John Tabo dan kader Gerindra di kubu 2.

"Kabarnya Befa akan menggandeng Usman Wanimbo, mantan Bupati Tolikara dua periode sebagai Calon Wakil Gubernur," jelas Herdi.

Adapun untuk Pilkada di Papua Tengah, Herdi menganalisis akan ada penyatuan dua kekuatan besar. Willem Wandik dan Natalis Tabuni yang tadinya maju sendiri-sendiri diprediksi akan menyatu dan mendapat dukungan dari mayoritas partai politik.

Pasangan ini diprediksi akan mendapat dukungan dari Gerindra, Nasdem, PKB, Golkar, Hanura, Demokrat, PKS, Perindo, PSI, dan Garuda.

"Kemungkinan besar, pasangan Willem Wandik-Natalis Tabuni akan menghadapi calon gubernur yang akan diusung PDIP," ujar Herdi.

Sementara di Papua Selatan, Herdi menyoroti kecerdikan Yusak Yaluwo yang menggandeng kader organik Partai Gerindra, Otniel Hindom sebagai  Cawagub.

Koalisi Golkar-Gerindra ini diprediksi akan menghadapi Apolo Safanpo yang merupakan Pj Gubernur Papua Selatan (PDIP dan PKS) dan Romanus Mbara (Nasdem dan PAN)

"Dari ketiga pasangan calon tersebut yang paling kuat masih Yusak Yaluwo - Otniel Hindom," tandasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya