Berita

Aparat melakukan proses ekshumasi jenazah Haniyah beberapa waktu lalu/Ist

Hukum

Bambang Pacul Soroti Kasus Pembunuhan Haniyah di Batang

Tak Tuntas Sejak 2016
SELASA, 06 AGUSTUS 2024 | 10:33 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kasus pembunuhan asisten rumah tangga (ART), Haniyah yang belum rampung sejak 2016 mendapat perhatian Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul.

"Kalau tak selesai lapor saja ke Komisi III DPR," kata Bambang di Hotel Nirwana, Pekalongan, Senin malam (5/8).

Bambang menyarankan keluarga korban maupun LBH Ansor yang mengawal kasus tersebut bisa melapor ke Senayan. Seperti kasus Vina Cirebon hingga Gregorius Ronald Tannur.


"Ada beberapa kasus yang besar-besar itu ada tiga ya, buktinya bisa kita selesaikan," kata Bambang dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng.

Sebelumnya, Kasatreskrim Polres Batang AKP Imam Muhtadi menyebut, sejak Februari 2024 telah menerbitkan surat perintah untuk penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

“Kami dari Satreskrim sejak Februari 2024 sudah menindaklanjuti dengan menerbitkan surat perintah untuk dipakai di Tempat Kejadian Perkara (TKP),” ujar Imam.

Pada Jumat, 26 Juli 2024, tim penyidik kembali melakukan olah TKP dan ekshumasi atau bedah kubur untuk mendapatkan bukti tambahan melalui pemeriksaan forensik. 

Ekshumasi yang dilakukan merupakan upaya maksimal dari pihak kepolisian untuk memastikan semua bukti forensik dikumpulkan dan dianalisis dengan cermat. 

Proses ini diharapkan memberikan petunjuk lebih jelas mengenai penyebab kematian Haniyah dan pelaku di balik kasus pembunuhan tersebut.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya