Berita

Acara Bincang Bahari terkait BEECAMP di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) beberapa waktu lalu/Ist

Bisnis

BEECAMP Genjot Anak Muda Berkiprah di Hilirisasi Perikanan

SENIN, 05 AGUSTUS 2024 | 05:41 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak anak muda untuk menjadi bagian dari penguatan hilirisasi produk perikanan, melalui program "Blue Economy Entrepreneurship Bootcamp" atau BEECAMP. 

"Kita kemas dalam bentuk bootcamp, agar pelaku usaha baru tidak merasa sendirian dan bangga menjadi wirausaha hilir perikanan," kata Dirjen PDSPKP, Budi Sulistiyo melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (4/8)

Dalam kesempatan ini, Budi merinci kriteria BEECAMP, meliputi usia 18-40 tahun, bukan ASN-TNI-POLRI, memiliki ide awal bisnis dalam bidang pengolahan bioproduk, bioteknologi, dan teknologi tepat guna kelautan dan perikanan.


Nantinya, para peserta terpilih akan mendapatkan workshop dan mentoring pengembangan bisnis, networking, technology transfer (prototyping), pitching ke investor, sertifikasi BECdex, sertifikasi CBEc hingga pendampingan bisnis selama 1 tahun.

"Ini bentuk keseriusan kita agar generasi muda melirik peluang hilirisasi perikanan, semoga BEECAMP ini bisa menjadi energi untuk menginspirasi mereka," tutur Budi.

Senada, Direktur Pemberdayaan Usaha, Catur Sarwanto mengatakan dalam pelaksanaannya BEECAMP, KKP berkolaborasi dengan Maritimpreneur dan telah menjaring para kandidat sejak awal Juli. Saat ini, telah terpilih 20 peserta terbaik yang akan dibimbing melalui berbagai kegiatan, baik online maupun offline.

Dikatakannya, program tersebut menjadi komitmen KKP dalam hal penumbuhan wirausaha pemula sektor kelautan dan perikanan.

"Informasi terkini terkait pelaksanaan BEECAMP bisa diakses di sosial media Ditjen PDSPKP," kata Catur.

Sementara Managing Director Maritimpreneur, Kaisar Akhir mengurai indikator penilaian BEECAMP, meliputi kelayakan dan prospek bisnis, kemanfaatan dan dampak bisnis. inovasi dan keunikan produk, serta potensi ekonomi biru dan lokasi bisnis. 

Di tempat yang sama, Founder Inovasi Ikan Nusantara, Wiko Puji Susanto mengaku optimistis dengan peluang usaha kelautan dan perikanan. Bahkan, pemuda pelopor perikanan Bogor sekaligus juara Indonesian Food Innovation ini mengajak anak-anak muda untuk percaya diri dengan peluang usaha di sektor tersebut. 

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menilai sudah saatnya anak muda Indonesia, khususnya para sarjana di bidang perikanan untuk mengubah mindsetnya dari mencari kerja menjadi menciptakan lapangan kerja. Keahlian yang dimiliki, menurutnya merupakan modal utama untuk menjadi seorang entrepreneur.

"Ciptakan ruang kerja, manfaatkan peluang yang ada di sektor kelautan dan perikanan," ujar Menteri Trenggono.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya