Berita

Gus Haris-Ra Fahmi resmi mendapatkan surat keputusan (SK) rekomendasi dari Partai Golkar/Ist

Politik

PILKADA PROBOLINGGO 2024

Golkar Resmi Calonkan Gus Haris-Ra Fahmi

MINGGU, 04 AGUSTUS 2024 | 22:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Gus Haris-Ra Fahmi resmi mendapatkan surat keputusan (SK) rekomendasi sebagai calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Probolinggo dari Partai Golkar.

 
SK rekomendasi dari DPP Golkar untuk Gus Haris-Ra Fahmi itu diserahkan oleh Ketua DPD Golkar Jatim, M Sarmuji di Surabaya, pada Minggu (4/8).

Rekomendasi itu diterima Gus Haris-Ra Fahmi didampingi Ketua DPD Golkar Kabupaten Probolinggo, Oka Mahendra Jati Kusuma.

Rekomendasi itu diterima Gus Haris-Ra Fahmi didampingi Ketua DPD Golkar Kabupaten Probolinggo, Oka Mahendra Jati Kusuma.

"Saudara Muhammad Haris sebagai Calon Bupati Kabupaten Probolinggo dan saudara Fahmi AHZ sebagai Calon Wakil Bupati Kabupaten Probolinggo, dari partai Golkar tahun 2024," kata Sarmuji dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim.

Sementara itu, Gus Haris mengucapkan terima kasih kepada Partai Golkar yang sudah menurunkan rekomendasi kepadanya.

Perlu diketahui, duet Gus Haris dan Ra Fahmi di Pilkada Probolinggo mendapat banyak dukungan dari partai parlemen.

Rekomendasi partai yang pertama kali turun itu ialah PKS dengan 1 kursi di DPRD Kabupaten Probolinggo, lalu PKB 9 kursi, Partai Gerindra 9 kursi, dan PPP 6 kursi.

Golkar sebagai partai pemenang di Kabupaten Probolinggo di bawah komando Oka Mahendra Jati Kusuma, menurunkan rekomendasi juga terhadap Gus Haris-Ra Fahmi.

Golkar Kabupaten Probolinggo pada Pemilu 2024 berhasil menjadi partai pemenang dengan perolehan 10 kursi di DPRD Kabupaten Probolinggo.



Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya