Berita

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas/BBC

Dunia

Presiden Palestina Dihujat Usai Absen di Pemakaman Haniyeh

MINGGU, 04 AGUSTUS 2024 | 13:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketidakhadiran Presiden Palestina, Mahmoud Abbas di acara pemakaman Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh menuai kecaman dari banyak pihak.

Mengutip Middle East Monitor pada Minggu (4/7), sejumlah aktivis menyampaikan kekecewaan mereka terhadap Abbas yang tidak hadir dalam upacara pemakaman Haniyeh di Doha, Qatar hari Jumat lalu (2/7).

Sikap ini dinilai tidak wajar karena Abbas sebelumnya pernah menghadiri pemakaman mantan presiden Israel sekaligus pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Shimon Peres tahun 2016.


"Para aktivis mengecam ketidakhadiran Abbas pada pemakaman Haniyeh setelah ia menghadiri pemakaman mantan Presiden Israel Shimon Peres," ungkap laporan tersebut.

Kantor berita Palestina Wafa melaporkan bahwa Abbas mengutus Wakil Ketua Gerakan Fatah Mahmoud Al-Aloul dan Sekretaris Komite Sentral Jibril Rajoub, ke Doha untuk menghadiri pemakaman Haniyeh

Upacara pemakaman Haniyeh dilakukan setelah salat Jumat di Masjid Muhammad Bin Abdul Wahhab, yang merupakan masjid terbesar di Qatar. Ia kemudian dimakamkan di pemakaman Imam Pendiri di Lusail.

Khalil Al-Hayya, anggota biro politik Hamas, memimpin ribuan jamaah dalam salat jenazah Haniyeh dan pengawalnya, yang dihadiri oleh ribuan orang.

Jenazah Haniyeh juga sempat disalatkan di Iran dan diimami langsung oleh pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei pada Kamis (1/8).

Haniyeh sedang mengunjungi Teheran untuk pelantikan presiden baru Iran dan menginap di wisma tamu di wilayah utara, tempat ia terbunuh pada Rabu (31/7).

Pejabat Iran dan Hamas menuduh Israel bertanggung jawab atas pembunuhan itu. Tetapi Israel masih bungkam.

Laporan Telegraph menyebut Haniyeh tewas karena bom tanam yang telah disembunyikan di tempat penginapannya selama dua bulan terakhir.

Badan intelijen Israel, Mossad diduga menyewa agen keamanan Iran untuk menanam bahan peledak di tiga ruangan terpisah di gedung tersebut.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya