Berita

Polisi memeriksa warga di Khyber, Pakistan.

Dunia

Serangan di Pishin dan Khyber Makan Korban Petugas Keamanan

SABTU, 03 AGUSTUS 2024 | 22:34 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Empat personel lembaga penegak hukum tewas sementara seorang polisi lalu lintas mengalami luka tembak dalam serangan bersenjata di distrik Pishin dan Khyber di Balochistan dan Khyber Pakhtunkhwa.

The Dawn melaporkan, Pishin diguncang oleh dua serangan senjata dalam rentang waktu delapan jam, yang merenggut nyawa dua pejabat Levies dan membuat polisi lalu lintas terluka, Rabu kemarin.

Para penyerang menggunakan senjata otomatis pada malam antara Selasa dan Rabu untuk menargetkan pos pemeriksaan keamanan di daerah Milizai di distrik Pishin, kata polisi.


Personel Levies, Yasin Alyas dan Abdul Qadeer, tewas dalam penembakan itu, kata para pejabat, seraya menambahkan bahwa personel keamanan bergegas ke lokasi dan membawa jenazah ke rumah sakit distrik.

Serangan kedua di Pishin dilakukan hanya dalam rentang waktu delapan jam ketika para pejabat terlibat dalam penyelidikan awal dan pengaturan pemakaman para martir. Orang-orang bersenjata yang mengendarai sepeda motor menargetkan seorang polisi lalu lintas yang sedang menjalankan tugasnya di daerah Jan Adha di Pishin Bazaar yang ramai.

Serangan dilakukan pada tengah malam terhadap pos pemeriksaan polisi Levies dan KP

Polisi, yang mengalami beberapa luka tembak, segera dipindahkan ke rumah sakit distrik Pishin.

Para pejabat mengatakan operasi pencarian diluncurkan di Pishin dan daerah sekitarnya untuk melacak unsur-unsur yang terlibat dalam serangan bersenjata tersebut.

Wakil Komisaris Pishin Jumma Dad Khan Mandokhail dan pejabat senior lainnya, sementara itu, menghadiri pemakaman personel Levies, yang kemudian dimakamkan di pemakaman lokal dengan penghormatan resmi penuh.

Tiga orang tewas di Khyber

Serangan tengah malam lainnya terhadap sebuah pos pemeriksaan, kali ini di daerah Landi Kotal di distrik Khyber, merenggut nyawa dua polisi dan seorang warga sipil, selain menyebabkan seorang pejabat polisi dan beberapa lainnya terluka, kata para pejabat.

Mereka mengatakan sejumlah militan yang tidak diketahui melepaskan tembakan di pos pemeriksaan Charwazgai, yang terletak di Jalan Raya utama Torkhum, dekat kamp tentara Landi Kotal.

Mereka mengatakan bahwa sub-inspektur polisi Alamzeb Afridi dan polisi Sher Alam beserta seorang warga sipil Naib Shah tewas di tempat, sementara pejabat yang bertanggung jawab atas pos keamanan Kumandan Afridi dan seorang penjaga pompa bensin di dekatnya mengalami luka-luka akibat penembakan yang membabi buta.

Pejabat polisi mengatakan bahwa setelah penembakan balasan oleh polisi yang berada di pos pemeriksaan, para penyerang berhasil melarikan diri.

Satu kontingen pasukan polisi tambahan segera tiba di tempat kejadian dan melakukan operasi pencarian, selain meningkatkan patroli. Pejabat polisi dan warga sipil yang terluka kemudian dilarikan ke rumah sakit di Peshawar untuk mendapatkan perawatan.

Namun, jalan utama menuju Torkham tetap dibuka pada Rabu pagi.

Pemakaman kedua polisi dan seorang warga sipil kemudian dilaksanakan di tanah Tatara.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya