Berita

Pilkada 2024/Ist

Politik

KPU Naikkan Batas Nominal Bahan Kampanye Pilkada 2024 Jadi Rp 100 Ribu

JUMAT, 02 AGUSTUS 2024 | 20:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Batas minimal nilai bahan kampanye yang bakal diberlakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024, direncanakan akan naik dari perhelatan Pilkada Serentak 2020.

Hal tersebut disampaikan Anggota KPU August Mellaz, dalam acara Uji Publik Rancangan Peraturan KPU (R-PKPU) tentang Kampanye Pilkada Serentak 2024, di Kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (2/8).

"Sebagaimana diatur dalam Pasal 39 ayat (2) huruf a (Peraturan KPU tentang Kampanye Pilkada) pada pemilihan, kalau 2020 besaran nilai bahan kampanye yang dikonversikan menjadi uang itu paling tingginya Rp 60.000," ujar Mellaz.


Sementara, dalam Rancangan Peraturan KPU (R-PKPU) tentang Kampanye Pilkada Serentak 2024, KPU membuat aturan yang lebih tinggi terkait nominal nilai bahan kampanye.

Kenaikan yang ditetapkan oleh KPU terhitung sekitar 30 persen dari nilai yang berlaku pada Pilkada Serentak 2020.

"Sedangkan ini di dalam Rancangan Peraturan KPU yang saat ini di susun itu berubah menjadi Rp 100.000 nilai paling tinggi konversinya," demikian Mellaz menambahkan.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya