Berita

Warga melintas di depan pos polisi yang dikawal di Distrik Khyber Pakhtunkhwa, Februari 2023. Kelompok teroris belakangan ini kerap melakukan serangan di kawasan.

Dunia

Dua Polisi di Distrik Khyber Pakhtunkhwa Tewas Dibunuh Teroris

JUMAT, 02 AGUSTUS 2024 | 16:29 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Setidaknya dua anggota polisi dan seorang warga sipil dilaporkan tewas dalam serangan teroris di pos pemeriksaan Charwazagai di Distrik Khyber Pakhtunkhwa, hari Rabu kemarin (31/7).

Menurut Petugas Polisi Distrik, Saleem Abbas, pos pemeriksaan yang diserang teroris itu berada persis jalan raya yang menghubungkan Pakistan dan Afghanistan di dekat Landi Kotal Bazar.

Mereka yang tewas dalam serangan itu, menurut keterangan polisi, termasuk Asisten Inspektur Muda (ASI) Alamzeb, sementara yang terluka termasuk satu polisi dan seorang warga sipil.


Setelah serangan itu, para teroris melarikan diri dari tempat kejadian.

Masih menurut polisi, warga sipil yang tewas dan terluka dalam serangan itu adalah pejalan kaki. Awalnya korban dilarikan ke Rumah Sakit Landi Kotal untuk mendapatkan pertolongan medis segera, tetapi kemudian dipindahkan ke Kompleks Medis Hayatabad di Peshawar karena kondisi mereka yang kritis.

Menurut DPO, keamanan disiagakan tinggi di seluruh distrik setelah insiden itu.

Serangan terhadap personel polisi terjadi pada saat Pakistan, khususnya provinsi KP dan Balochistan, tengah menyaksikan lonjakan aktivitas teror selama beberapa bulan terakhir.

Selama kuartal kedua tahun 2024, negara tersebut mengalami 380 kematian terkait kekerasan dan 220 cedera yang mencakup korban sipil, personel keamanan, dan penjahat sebagai akibat dari sebanyak 240 insiden serangan teror dan operasi kontra-teror, menurut laporan Keamanan Tahunan Pusat Penelitian dan Studi Keamanan (CRSS).

KP dan Balochistan, yang keduanya berbatasan dengan negara tetangga Afghanistan, telah menghadapi serangan teroris dan melaporkan hampir 92 persen dari semua kematian dan 87 persen serangan — di mana yang pertama menderita 67 persen dan yang terakhir 25 persen dari semua kematian pada kuartal kedua tahun 2024.

Pemerintah federal, dengan tujuan untuk mengatasi meningkatnya terorisme, termasuk infiltrasi lintas batas, bulan lalu pemerintah federal menyetujui peluncuran kampanye strategis "Azm-e-Istehkam", gerakan antiteror nasional yang diperbarui sebagai bagian dari Rencana Aksi Nasional.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya